Minggu, April 21, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Program Bantuan BAZNAS Gunungkidul Diduga Ditumpangi Oknum Caleg

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

GUNUNGKIDUL, (Fakta9.com)__//Program bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gunungkidul, diduga dimanfaatkan oleh salah satu calon legislatif (Caleg).

Salah satunya adalah dalam program bantuan pipanisasi di wilayah Kapanewon Playen. Dimana dalam program tersebut diduga tumpangi oleh salah satu Caleg yang merupakan anak petinggi BAZNAS Gunungkidul.


Baca juga : BAZNAS RI dan Alfamidi Berikan Bantuan Untuk Warga Padukuhan Kedung


Disampaikan oleh salah satu warga yang enggan di sebutkan namanya jika dalam program bantuan tersebut, pihaknya diminta membuat proposal pengajuan ke BAZNAS Gunungkidul. Yang kemudian bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Gunungkidul.

“Awalnya murni proposal kepada BAZNAS. Tapi saat sosialisasi program waktu itu ketua BAZNAS matur, ‘koe ngertio program iki sik dalani aku’ (kalian harus tahu, program ini terealisasi karena saya).”jelasnya
“Secara tidak langsung kalimat tersebut kan, menggiring opini untuk mencoblos anaknya (yang saat ini menjadi kandidat calon legislatif).” tambahnya.

Tak hanya program pipanisasi saja, ternyata program peternakan di wilayah Kapanewon Playen pun juga diduga di tumpangi oleh oknum caleg yang sama.

Menanggapi kabar tersebut koordinator LSM Gunungkidul Coruption Watch (GCW) merasa prihatin.

Karena anggaran BAZNAS merupakan dana umat Islam untuk kegiatan sosial bukan untuk kegiatan Politik.

“Tentu saja ini melanggar etika. Itu dana umat untuk kegiatan sosial. Bukan peruntukannya untuk kegiatan Politik.” tuturnya.

Dadang menegaskan jika seharusnya pihak terkait memberikan tindakan tegas terhadap oknum yang telah menumpangi program BAZNAS menjadi sarana Politik.

” Harus diberi tindakan tegas oknum Calegnya serta Petinggi BAZNASNnya.” tegasnya.

Sementara Ketua BAZNAS Gunungkidul Drs. Mustangid, M.Pd saat dikonfirmasi, Senin (13/11/2023) menepis kabar tersebut.

Menurutnya program yang telah diberikan sudah sesuai prosedur, dan program BAZNAS tidak ditumpangi Politik meski anaknya saat ini menjadi salah satu kandidat caleg di Dapil 1.

Dadang Iskandar.(foto)
“Program itu sudah sesuai prosedur. Ada pengajuan proposal dari masyarakat yang diketahui oleh pemerintah kalurahan setempat. Jadi tidak ada yang mendompleng kampanye dengan program ini. Meski anak saya sendiri sekarang maju menjadi calon legislatif.” sanggahnya.

Baca juga: Wakapolda DIY Ikuti Sholat Idul Fitri, Khotib Ambil Tema Perdamaian Menyongsong Tahun Politik


“Apakah salah kalau anak ketua BAZNAS menjadi Caleg, dan karena anak saya menjadi Caleg, apa Program BAZNAS harus ditunda?” terangnya

Selama ini menurut Mustangid jika program BAZNAS dalam kegiatan sosial untuk pemberdayaan khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu telah melalui beberapa tahapan prosedur sesuai dengan aturan yang brlerlaku.


 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA