Sabtu, April 20, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Analisis Perilaku Konsumen Terhadap Produk Kosmetik Bersertifikasi Halal

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Penulis : Dela Riannisa Rahayu (Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta)


(FAKTA9.COM)__//Produk perawatan wajah atau skincare saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi setiap wanita. Jenis dan merknya pun menjadi semakin beragam. Mulai dari produk lokal hingga aneka produk impor menjamur di pasaran.

Sebagai konsumen yang bijak, tentunya kita harus dapat memastikan produk yang aman digunakan pada kulit kita.


Baca juga : Balai Budaya Kalurahan Putat, Patuk Diharapkan Dapat Meningkatkan Kunjungan Wisatawan


Salah satu yang akan kita ulas kali ini adalah brand kosmetik untuk perawatan tubuh Wardah, yang telah berdiri sejak 1995.

Produk lokal ini tidak mengandung alkohol maupun bahan berbahaya bagi tubuh lainya, sehingga menjadi kosmetik yang pertama mendapat sertifikasi halal di Indonesia.

Seiring nerkembangnya jaman dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam perawatan tubuh, brand lokal inipun berkembang pesat dan memiliki rangkaian produk yang sangat beragam mulai dari make up, skincare, bodycare, handcare dan fragrance yang tentunya berkualitas dan aman digunakan.

Meski dengan harga yang sangat terjangkau, Wardah selalu mengutamakan kualitas untuk mensupport perempuan Indonesia agar dapat tampil cantik dan natural sesuai dengan kepribadiannya.

Hal ini membuat brand lokal inipun semakin dicintai oleh masyarakat dan dikenal sebagai stereotype kosmetik atau skincare halal, sehingga berbagai penghargaan pun juga berhasil di dapatkan. Salah satunya adalah Premium Halal Top Brand dan Campaign Of The Year dalam ajang Beautyfest Asia 2017.

Namun kemasan antara satu produk dengan produk lainnya hampirlah sama, sehingga ini terkesan sangat membosankan dan tidak menarik bagi para konsumen.

Dikutip dari laman compas.co.id dalam artikel data penjualan Wardah dalam 2 minggu yaitu dari tanggal 1 Februari hingga 18 Februari 2021, tercatat total transaksi sebanyak 391,536 kali dengan penghasilan mencapai Rp 13,4 Miliar.

Dengan rincian produk terlaris yang pertama adalah lipstik dengan total penjualannya mencapai Rp 2 Miliar, kedua pelembab wajah mencapai Rp 1.8 Miliar dan yang ketiga adalah bedak dengan total penjualannya mencapai Rp 1.25 Miliar.

Berdasarkan data tersebut, menjadikan Wardah sebagai salah satu brand kecantikan favorit masyarakat Indonesia.


Baca juga : Macan Berkeliaran di Piyaman, BKSDA : Ditemukan Dua Tanda Jejak


Semakin banyaknya peminat produk kecantikan dan perawatan tentunya akan membuat persaingan yang ketat antara brand brand produk kecantikan dan perawatan.

Saran saya terhadap marketer Wardah ini untuk kedepannya supaya tidak hanya menginovasikan produknya untuk segmen wanita saja, tetapi untuk segmen pria juga. Agar jangkauan pemasarannya semakin luas dan dapat menarik konsumen lebih banyak lagi, serta dapat dikenal oleh semua kalangan.


 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA