Rabu, Mei 29, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Macan Berkeliaran di Piyaman, BKSDA : Ditemukan Dua Tanda Jejak

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

WONOSARI, (FAKTA9.COM)__//Seekor macan muncul di ladang penduduk wilayah Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Minggu (11/12/2022) siang kemarin.

Menurut salah seorang warga setempat, Lilik (35) kemunculan binatang buas tersebut pertama kali diketahui oleh Jupriyanto yang sedang mencari rumput.

Saat sedang memotong rumput, tiba-tiba terdapat semak-semak yang bergerak. Awalnya Jupriyanto menganggap itu hanya karena tertiup angin.

Namun sesaat kemudian, dari balik semak-semak muncul binatang yang diduga merupakan seekor macan muncul di hadapan Jupriyanto.


Baca juga : Warga Paliyan Meninggal Usai Menyantap Belalang


“Setelah mengetahui adanya macan tersebut, pak Jupri blangkeman (tidak bisa berkata apa-apa) dan lalu pergi dari tempat itu lalu menceritakan oleh warga.” terang Lilik.

Warga pun kemudian melakukan penyisiran dan menemukan sejumlah jejak kaki hewan tak jauh dari lokasi kejadian.

Koordinator Resort Konservasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah Gunungkidul, Tugimayanto saat usai melakukan penelusuran dan pemeriksaan di lokasi ditemukannya hewan yang diduga macan tersebut pihaknya menemukan adanya dua tanda jejak kaki binatang.

“Kita menemukan adanya dua tanda jejak kaki.” Jelasnya.

Untuk tanda jejak yang pertama ditemukan berukuran sekitar 5 cm dan tidak memiliki kuku, di perkirakan itu merupakan tanda jejak kucing hutan.

Kemudian tanda jejak yang kedua ukuranya lebih besar serta ditemukan adanya kuku.

“Untuk tanda jejak kedua ukuranya lebih besar, dan terdapat kuku. Dperkirakan hewan jenis anjing.” tuturnya, Senin (12/12/2022).

Meski begitu, Tugiyanto menegaskan apabila masyarakat masih ada yang menjumpai adanya hewan yang meneror warga, maka pihaknya akan melakukan pemasangan kamera trap untuk mengetahui jenis hewan yang berkeliaran di lokasi tersebut.

Tugimayanto saat mengecek tanda jejak hewan di Budegan Wonosari.(foto)

Baca juga : Lakukan Pemukulan Terhadap Nasabah, Oknum DC Diciduk Polisi


“Kita lihat perkembangan, jika dalam waktu beberapa hari masih muncul (binatang liar), maka akan kami pasang kamera trap.” jelasnya

Sementara Kapolsek Wonosari, Kompol Edi Purnomo menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, karena berdasarkan hasil penelusuran jejak hewan yang ditemukan bukanlah jejak hewan jenis harimau maupun macan.

“Berdasarkan jejak kakinya, bukan merupakan hewan jenis harimau maupun macan. Jadi masyarakat tidak perlu resah.” Tegas Kapolsek Wonosari.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA