Jumat, Oktober 7, 2022
spot_imgspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Pemerintah Naikkan Harga BBM, PKS Nyatakan Sikap Tegas

spot_img
spot_img
spot_img

Penulis : Suryono

GUNUNGKIDUL,(Fakta9.com)_ _//Partai Keadilan Sejahtera secara tegas menolak keputusan kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang telah diumumkam pemerintah sejak 3 September 2022 lalu.

“Dengan berbagai argumen, sejak awal PKS telah menolak keras kenaikan harga BBM.” tegas Ketua DPD PKS Gunungkidul Tri Iwan Isbumaryani, Sabtu (10/09/2022).

Ia menilai, keputusan pemerintah menaikkan harga BBM dapat dipastikan akan memperburuk kondisi ekonomi masyarakat.


Baca juga : Ujian Pangripta dan Dukuh Ngronggo Kalurahan Getas Telah Terlaksana Secara Transparan


Keputusan yang diambil pemerintah dengan menaikkan harga BBM ini menurut Tri Iwan memiliki multiplier effect yang secara langsung berdampak pada kehidupan masyarakat.

Dengan adanya kenaikan harga BBM, kebutuhan pokok meningkat, dan daya beli masyatakat pasti mengalami penurunan.
Sehingga berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan.

“Setelah mendengar masukan, keluhan serta aspirasi dari masyarakat, PKS Gunungkidul merespon dengan menyampaikan pernyataan sikap.” Tegasnya.

Adapun pernyataan sikap yang disampaikan PKS adalah sebagai berikut:


Baca juga : Wakil Gubernur DIY, Wajibkan Dokter Melek Teknologi


  1. PKS menolak kenaikan harga BBM bersubsidi (Pertalite dan Biosolar) dan mendorong kenaikan tersebut di batalkan.
  2. PKS menilai pemerintah tidak amanah dan lalai dalam memastikan subsidi BBM agar tepat sasaran. PKS meminta pemerintah segera mengeluarkan peraturan penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
  3. PKS menilai persentase kenaikan harga BBM bersubsidi yang besar secara tiba tiba telah melewati batas psikologis masyarakat (Pertalite naik 30,7% dan Biosolar naik 32,03%).Kenaikan 30% adalah angka yang besar dan menjadi penyebab naiknya harga barang barang karena BBM merupakan komoditas primer yang berpengaruh terhadap sector ekonomi secara keseluruhan.
  4. Masyarakat yang belum pulih benar dari dampak pandemic sangat rentan terdampak kenaikan BBM bersubsidi terutama dari segi daya beli sehingga wajib untuk di lindungi.
Pernyataan Sikap Partai Keadilan Sejahtera.(foto)

 

spot_img
spot_img

FAKTA TERBARU

JANGAN LEWATKAN