Jumat, Juni 21, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Miris!! Bertahun-tahun Rusak, Gedung TK ABA Gari III Belum Tersentuh Anggaran

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

WONOSARI (Fakta9.com)_ _// Sebuah gedung Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) ABA Gari III yang terletak di Padukuhan Kalidadap, Gari, Wonosari, Gunungkidul, mengalami rusak parah bahkan dapat membahayakan peserta didik, sebab tembok dan lantai pecah.


Baca Juga : BRI Kanca Wonosari Gelar Pesta Rakyat Simpedes, Dorprize Utama 1 Unit Mobil


Yuli Lestari selaku Guru di Sekolah tersebut ketika ditemui awak media menyebut bahwa kerusakan itu terlihat sudah sejak dirinya mengajaka di TK ABA Gari III yaitu tahun di tahun 2008 silam.

“Saya masuk disini kondisi bangunannya sudah seperti ini mas (tembok retak). Dulu malah saya lihat malah bolong selebar anak kecil, namun segera ditambal oleh warga karena takutnya digunakan untuk bermain anak-anak.” Jelasnya, Jum’at (09/12/2022) pukul 08.15 WIB.

Dengan kondisi tembok bangunan sebelah selatan yang hampir disetiap ruangan mengalami retak, ia mengkhawatirkan keselamatan murid-muridnya.

“Tembok retak itu disebabkan oleh faktor alam yaitu tanah bergerak, apalagi persis di selatan bangunan ada kalinya. Saya takut gedung ini akan roboh sewaktu-waktu.” Ungkapnya.

Menurut keterangan dari Yuli, pihaknya telah mengajukan proposal untuk perbaikan gedung pada tahun 2021 melalui Pemerintah Kalurahan, akan tetapi belum juga ada tanggapan dari Dinas terkait.

“Harapanya semoga Pemerintah Kabupaten memperhatikan Sekolahan ini, dan segera menganggarkan untuk perbaikan gedung, syukur-syukur bisa pindah ke tempat yang lebih baik lagi tidak di dekat kali.” Ucap Yuli.

Baca Juga : Polwan Cantik Yang Namanya Terseret Kasus Pembunuhan Brigadir J Ini, Awal Karir Bertugas di Polres Gunungkidul


Terpisah, Lurah Kalurahan Gari, Widodo mengatakan besar harapannya ke Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk segera mengatasi kondisi yang ada di Sekolah TK ABA Gari III, sebab misal jika tidak segara diperbaiki sangat membahayakan bagi anak-anak dan juga pendidik, sekaligus menimbulkan kekawatiran bagi orang tua wali.

“Harapan kita, segera ada upaya dari Pemda untuk mengatasi kondisi ini. kita memahami ketugasan Pemda sangat luas maka sudah menjadi ketugasan Pemkal untuk menyampaikan informasi tersebut kepada Pemda secara langsung.” Urai Widodo.

 

Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA