Jumat, Juni 21, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Minim Pengawasan! Banyak Kayu Reng Pecah di Pembangunan SMPN II Tanjungsari

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

TANJUNGSARI (Fakta9.com)_ _// Pekerjaan proyek rehabilitasi gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri II Tanjungsari disinalir minim pengawasan dari CV kontraktor pelaksana maupun konsultan pengawas.

Terlihat dilokasi banyak pekerja yang tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD) dan ada kayu reng yang pecah namun masih tetap dipasang.


Baca Juga : Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Warga Dirawat di Rumah Sakit


Ketika awak media berbincang-bincang dengan kepala tukang yang berdada di lapangan, Mardi menyampaikan bahwa memang APD sudah disediakan namun tidak dipakai oleh para pekerja dikarenakan ketidak nyamanan pekerja saat beraktifitas.

Saat ditanya apakah pelaksana dan pengawas selalu stanbay dilokasi, ia menjawab kalau hanya datang seminggu tiga kali.

“Gak setiap hari disini mas, cuma seminggu tiga kali.” Jelasnya, Sabtu (03/09/2022). 

Terkait adanya kayu reng yang pecah namun tetap dipasang, Mardi mengatakan pecahnya kayu reng itu disebabkan pada saat memaku menggunakan paku ukuran 7 cm.

“Pakai ukuran 7 cm jadi agak besar sehingga kayu pecah, kalau memakai yang 5 cm tidak tembus atau tidak bisa kuat merekatnya.” Tuturnya.

Wardi juga menuturkan material pasir yang digunakan dalam pekerjaan proyek tersebut menggunakan pasir merapi.

Sementara itu diterangkan oleh Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul, Tijan bahwa pihak pelaksana dan konsultan pengawas harus selalu stay dilokasi kegiatan untuk memantau proses perjalanan pekerjaan.

“Untuk pembangunan gedung SMP pihak pelaksana yang bertanggung jawab atas jalanya pembangunan dan konsultan pengawas harus selalu dilokasi untuk menengetahui progres sewaktu-waktu serta memastikan pelaksanaan sudah sesuai sepesifikasi.” Ungkapnya, Selasa (06/09/2022). 

Baca Juga : Ada Apa di Pembangunan Gedung KUA Kapanewon Girisubo? “Tanpa Tanggal Waktu Pelaksanaan dan Abaikan K3”


Berdasarkan papan nama dilokasi, proyek itu dikerjakan oleh CV. Tunas Karya Sejahtera, Dana ; Rp 814.997.100,00, No SPK ; 140/TJS.2/2.02.14/2020, Tanggal : 15 Juli 2022, Kegiatan ; Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama SUB Kegiatan Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Kelas Tahun 2022, Pekerjaan ; Rehab Ruang Kelas, Rehab Ruang LAB, Rehab Ruang Komputer dan Rehab Jamban.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana atau kontraktor belum bisa dikonfirmasi.


Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA