Selasa, Maret 5, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Iseng Melakukan Pembakaran Gubuk, Tujuh Remaja Disidang Warga

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Semanu (Fakta9.com)_ _//Setelah sempat kabur, sejumlah remaja pelaku pengrusakan sebuah gubuk milik salah satu warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul berhasil diamankan.

Peristiwa itu terjadi pada 17 Oktober 2023 lalu. Saat itu ada sembilan remaja dengan mengendarai sepeda motor berhenti dan melakukan pengrusakan dan pembakaran di wilayah Padukuhan Nogosari.


Baca Juga : Geram Dengan Aktivitas Penambangan di Tanah Kas Desa, Warga Lapor Ke Kejaksaan


Warga yang geram atas ulah para pelaku itupun sempat melakukan pengejaran, namu para remaja itupun berhasil lolos.

Setelah sekian lama, akhirnya identitas para pelaku pembakaran gubuk itupun berhasil dikantongi dan pada Senin (04/12/2023) kemarin digiring ke Kantor Kalurahan Dadapayu dengan di dampingi oleh orang tuanya.

“Dari sembilan pelaku, kemarin yang datang hanya tujuh pelaku. Semuanya masih dibawah umur.” Ujar Lurah Kalurahan Dadapayu, Nanang.

Ketujuh pelaku yang digiring ke Kantor Kelurahan masing-masing berinisial DAS, THS, AEP, SPK semuanya warga Kapanewon Semanu. Kemudian JAG, AB, dan RH merupakan warga Kapanewon Karangmojo.

Sedangkan 2 orang lainnya yang tidak hadir dalam proses mediasi berasal dari luar daerah.

“Dua orang yang tidak hadir dalam mediasi berasal dari wilayah Kulonprogo dan Magelang, Jawa Tengah.” Paparnya. 

Baca Juga : Lumbung Mataram Solusi Kebutuhan Pangan Masyarakat DIY


Dalam proses mediasi yang di dampingi pemerintah Kalurahan Dadapayu, perwakilan dari para pelaku pembakaran menyampaikan permohonan maaf kepada korban pembakaran, dan sepakat akan mengganti kerugian atas ulah dari para remaja di bawah umur tersebut..

“Tidak ada proses hukum atas tidakan kriminal tersebut. Para pelaku membuat surat permintaan maaf dan bersedia mengganti kerugian atas perbuatanya mereka.” Terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Nanang, jika saat di ditanya alasan melakukan pembakaran, para pelaku mengaku hanya iseng saja.

“Saat ditanyai motifnya, pelaku mengaku hanya iseng.” Imbuhnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA