Jumat, Juni 21, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Depan Indomart HOS Cokroaminoto Yogyakarta Masuk DPO

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Penulis : Karen Hardiani, SP.d

YOGYAKARTA, (Fakta9.com)__//Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Yogyakarta memburu pelaku penganiayaan terhadap seorang mahasiswa asal Timor Leste berinisial EHL (25) hingga meninggal di depan minimarket di Jalan HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Kota Yogyakarta.

Dua orang terduga pelaku ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.


Baca juga : Polresta Yogyakarta Berhasil Meringkus Jaringan Pengedar Pil Koplo


Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja menyampaikan dua orang yang ditetapkan DPO itu masing-masing berinisial LA alias Lupek (20) serta ES (22) keduanya warga Seyegan, Sleman.

“Dua orang terduga pelaku telah ditetap dalam daftar pencarian orang.” terangnya.

kedua DPO tersebut melanggar pasal 170 KUHP dan atau pasal 80 ayat (1) UU no 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Mereka menjadi DPO karena usai kejadian melarikan diri, sehingga petugas tidak berhasil menangkapnya.

Kasus penganiayaan dilakukan oleh para pelaku saat korban bersama rekan-rekannya sedang nongkrong di depan Indomaret Jl. HOS Cokroaminoto, Kota Yogyakarta pada Rabu (32/09/2022).

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk di dada.

“Korban sempat melarikan diri, tetapi jarak 300 meter dari TKP korban langsung ambruk.” Jelas Timbul.

Baca juga : Suporter PSS Sleman Dianiaya Hingga Tewas, 12 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka


EHL lantas dilarikan ke RS Ludira Husada Tama dan dinyatakan meninggal setelah mendapatkan perawatan.

Selain satu orang meninggal, dua orang berinisial JVG (27) dan CDF (29) juga mengalami luka-luka akibat penganiayaan tersebut.


 

Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA