Minggu, Juni 16, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Dicabuli Pelatihnya Saat Latihan, Atlet Berprestasi Lapor Polisi

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Reporter : Wandra Herianto

BANTUL, (Fakta9.com)__//Atlet perempuan berprestasi asal Bantul berinisial A (18) alami pelecehan seksual oleh pelatihnya sendiri. Bahkan pasca kejadian tersebut, korban depresi hingga nekat melukai dirinya sendiri.

Kronologi

Diceritakan oleh salah seorang rekan korban, Retno, jika peristiwa memilukan itu terjadi saat proses latihan intensif untuk persiapan PORDA 2022.


Baca juga : UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Gunungkidul Diminta Jemput Bola Berikan Pendampingan Terhadap 3 Korban Kekerasan Seksual di Girisubo


“Terjadi pada 27 juli 2022 lalu sekitar pukul 08.30 WIab di salah satu tempat latihan di wilayah Sanden.” jelasnya.

Awalnya, korban di hubungi oleh pelatihnya berinisial AS (28) warga Kapanewon Bambanglipuro, Bantul, untuk diajak latihan sendiri.

Karena terduga pelaku yang juga seorang guru SMP Islam Terpadu di wilayah Kota Jogja itu menghubungi korban dengan dalih untuk latihan intensif menghadapi PORDA, maka korban pun datang di sasana latihan tersebut dan berlatih berdua dengan AS.

Namun seusai melakukan latihan, pelaku yang kesetanan lalu menciumi dan meraba alat vital korban, bahkan AS membuka celana di depan korban.

Korban alami depresi

Pasca kejadian tersebut korban sering menutup diri, bahkan sempat melukai dirinya sendiri.

“Korban mentalnya down. Sempat tidak berani cerita tentang kejadian yang dialaminya. Dia hanya diam dan melukai tangannya sendiri dengan cara dicakar,” ungkap Retno.

Lebih lanjut diungkapkan oleh rekan A tersebut jika, korban bahkan sampai pergi ke Bandung, Jawa Barat untuk menghilangkan ingatan atas perbuatan pelaku dan korban ikut latihan pada cabang olahraga yang sama di Bandung.


Baca juga : Sempat Kabur, Dalang Penusukan Hingga Korban Meninggal Akhirnya Tertangkap


Korban melapor ke Polres Bantul
Sebelum melaporkan kasus ini ke Polres Bantul, kuasa hukum korban sempat menghubungi ketua cabang olahraga (cabor) tempat a berlatih, namun tidak ada tanggapan secara serius.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Archye Nevadha saat dikonfirmasi, pihaknya sudah menerima laporan kasus dugaan pencabulan yang dialami oleh atlet peraih pedali emas dalam PORDA 2022.

“Sudah kami terima laporannya dan saat ini masih dilakukan penyelidikan.” tuturnya Jumat (28/10/2022).

 

Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA