Sabtu, Juli 13, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Proyek Pengadaan Kayu Belum Dibayarkan, Puluhan Collektor Ancam Akan Bongkar Joglo TBG

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

GUNUNGKIDUL (Fakta9.com)_ _//-Puluhan Debt Collector (DC) yang mengatasnamakan team lapangan Alugada mengancam akan menduduki dan membongkar kayu yang terpasang untuk bangunan Joglo Taman Budaya Gunungkidul (TBG), Senin (22/08/2022).

Sebelumnya, pada 18 Agustus 2022 lalu tim lapangan Alugada ini telah mendatangi TBG untuk menanyakan kejelasan pembayaran kayu yang dipergunakan untuk bangunan Joglo sebesar Rp 1,4 Milyar kepada CV. Arian Jati, namun belum ada titik temu.


Baca juga : Puluhan Debt Collector Datangi TBG, Begini Tanggapan Kabid Cipta Karya


Mediasi kembali dilakukan di Mapolres Gunungkidul, Senin (22/08/2022).

Rombongan tim lapangan Alugada bersama kuasa hukum CV. Arian Jati, kembali melakukan mediasi dengan pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang diwakili oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU)Gunungkidul , Irwan Jatmiko di Aula Patriatama Mapolres Gunungkidul.

Kuasa Hukum CV. Arian Jati Donald Mamusung, akan memperjuangkan hak kliennya yang belum memdapatkan hak atas pembayaran kayu jati yang telah digunakan sebagai bangunan Joglo di TBG.

“Minggu kemarin kami sudah datang ke TBG, namun hingga saat ini belum ada keputusan maupun jalan keluar terkait permasalah belum terbayarnya termin akhir sebesar RP 1,4 Miliyar terhadap klien saya.” tegasnya.

Apabila masih belum ada kejelasan soal pembayaran, tim lapangan Alugada mengancam akan menduduki dan membongkar kayu yang terpasang untuk bangunan Joglo.


Baca juga ; Terjepit Kabin Kendaraan, Sopir Pick Up Berhasil di Evakuasi


Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gunungkidul, Irawan Jatmiko menyampaikan bahwa pihaknya akan berusaha menghubungi melalui sambungan telephon dan via surat kepada PT. Wika untuk mengklarifikasi atas belum lunasnya pembayaran kepada salah satu rekanan penyuplai kayu pada pembanguan Joglo TBG.

“Kami akan mengundang PT.Wika untuk bisa datang ke Gunungkidul. Sehingga bisa duduk bersama guna meluruskan permasalahan ini dan kami juga akan berkoordinasi dengan Sekda serta Bupati Gunungkidul.” Jelasnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

BACA JUGA