Sabtu, April 20, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Pelaku Tabrak Lari di Depan Kampus UTY Berhasil Diringkus Polisi

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Sleman (Fakta9.com)_ _// Anggota Satreskrim Polresta Sleman akhirnya berhasil meringkus pelaku tabrak lari yang mengakibatkan seorang pria inisial KMT (47) warga Mlati, Sleman, meninggal dunia.

Insiden maut itu sendiri terjadi di depan kampus UTY Sleman, pada hari Senin (15/5/2023) pagi, saat itu truk melaju dari arah timur ke barat dan kemudian menabrak korban yang sedang berjalan.


Baca Juga : Lakukan Konvoi Dan Diduga Bawa Sajam Lima Siswa SMK Diamankan Polisi


Kapolresta Sleman, AKBP Yuswato Ardi menyampaikan bahwa tersangka merupakan supir truk tronton warga Semarang, Jawa Tengah berinisial S (52).

“Pelaku kita tangkap pada hari Selasa (16/05/2023) dini hari di daerah Delanggu, setelah dilakukan pengejaran yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Sleman di-backup Ditlantas Polda DIY.” Ujar AKBP Ardi di Mapolresta Sleman, Selasa (16/5/2023).

Berdasarkan pengakuan tersangka, jika sesaat setelah kejadian ia mempunyai niatan untuk menolong, tetapi tidak berani dan akhirnya memutuskan untuk tancap gas.

“Tersangka takut dengan hukum sehingga melarikan diri.” Ucap Kapolresta Sleman.

Baca Juga : Seorang Pria Beristri Ikut Konvoi Pelajar Dan Lakukan Pembacokan


Terpisah, sesuai kronologi yang dikatakan oleh S, kala itu dia berangkat untuk mengatarkan tepung dan sesaat sebelum kejadian, ia melihat korban hendak menyebrang jalan tetapi malah korban menabrakan diri ke kendaraannya.

“Jadi ketika jarak kira-kira 10 meter, ada bapak-bapak sudah berdiri dan setelah kendaraan dekat, justru bapaknya menabrakan ke saya.” Ucap S.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 106 ayat (2), Pasal 310 ayat (4), dan Pasal 312 dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara dan atau denda Rp 12 juta.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan truk tronton sebagai barang bukti.


Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA