Minggu, Juni 23, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Enam Puluh Pasangan Lansia Memperoleh Isbat Nikah

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Bupati Gunungkidul menyerahkan secara simbolis buku nikah kepada 60 pasang lansia yang mengikuti isbat nikah di Balai Kalurahan Kepek, Saptosari, Kamis (16/05/2024).

“Mereka adalah warga Kalurahan Kepek dan Monggol, Kapanewon Saptosari. Sudah saya serahkan buku nikah beserta kartu keluarga. Sekarang nikahnya sudah sah secara hukum dan agama.” Ucap Sunaryanta.

Baca juga:  PPK Harus Profesional Kawal Pilkada 2024


Kepala Dinas Dukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarja mengatakan, penyerahan simbolis isbat nikah tahun 2024, merupakan kerjasama biro Tapem Setda DIY, Disdukcapil, Pengadilan Agama Wonosari, KUA Saptosari dan Pemdes Kepek.

“Tujuan yang pertama memberikan kepastian status hukum agar perkawinan yang telah dilaksanakan oleh warga sah dan dicatat sesuai dengan aturan yang berlaku.” Ujarnya.

Markus menegaskan, setelah adanya penetapan dari pengadilan agama dan jaminan kepastian hukum bagi suami dan istri nantinya hak-hak anak yang dilahirkan dari hasil perkawinan dapat segera diurus seperti hak waris dan sekaligus juga penerbitan akta kelahiran.

“Kegiatan ini dibiayai oleh APBD kabupaten Gunungkidul serta APBD Daerah Istimewa Jogjakarta melalui Biro Tata Pemerintahan.” Terangnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Bina Pemerintahan Kalurahan Biro Tata Pemerintahan DIY, Rini Sri Wahyuni mengatakan, sidang isbat nikah terselenggara dengan dukungan APBD DIY untuk 40 pasutri dan APBD Gunungkidul untuk 20 pasutri totalnya 60 pasutri.


Baca juga: Santap Makanan Selamatan, 78 Warga Semin Keracunan


“Dengan adanya pelayanan ini diharapkan penduduk yang status perkawinannya belum tercatat atau belum memiliki akta perkawinan dapat terfasilitasi dengan baik dokumen kependudukannya.” Paparnya.

Rini menambahkan sinergitas dan kolaborasi Pemda DIY dengan Kabupaten Gunungkidull untuk menyelesaikan permasalahan adminduk dapat terus dilanjutkan.

“Kegiatan serupa dapat kembali digelar hingga warga Kabupaten Gunungkidul khususnya lansia yang telah menikah memiliki akta perkawinan.” Imbuhnya.

 

Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA