Rabu, Mei 29, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Jual Jimat Penarik Uang, Seorang Pria Diringkus Polisi

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Bantul (Fakta9.com)_ _// Anggota Unit Reskrim Polsek Kretek berhasil mengungkap kasus penipuan berkedok pembelian barang gaib berupa jenglot.

Disampaikan oleh Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry bahwa terungkapnya kasus tersebut bermula ketika pihaknya mendapat laporan dari Sujid Riyanto (49) warga Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul, jika dirinya telah ditipu dan mengalami kerugian uang tunai hingga Rp 17 juta.


Baca juga : Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan


“Kejadiannya pada bulan Juli 2023 di Kompleks Keong Mas, tepatnya di Indekos milik korban, saat itu pelaku bernama Heri Herlambang (49) warga Desa Sidoarjo, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kabupaten Pagar Alam, Sumatera Selatan yang tinggal di indekos korban menawarkan barang gaib kepada korban yang diyakini dapat mendatangkan kekayaan.” Paparnya.

Karena tergiyur dengan bujuk rayu pelaku, korban pun bersedia membeli barang gaib berupa Jenglot itu seharga Rp 17 juta.

Setelah transaksi pembayaran selesai, korban merasa curiga karena hampir dua bulan ditunggu – tunggu, apa yang dijanjikan oleh pelaku tak jadi kenyataan.

Atas laporan tersesebut, Unit Reskrim Polsek Kretek segera menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan, hingga akhirnya pelaku berhasil diringkus.

“Kepada pelaku sudah dilakukan penahanan di sel tahanan Mapolsek Kretek untuk 20 hari ke depan mulai 15 Agustus sampai 3 September 2023.” Ucapnya.

 

Diterangkan lebih lanjut, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengakui dengan sengaja telah melakukan penipuan.


Baca juga : Panggang Kayu di Atas Tungku, Rumah Ikut Hangus


“Jenglot yang ia jual merupakan replika boneka, sedangkan uang senilai Rp 17 juta itu sudah habis digunakan untuk senang – senang.” Imbuh Kasi Humas

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman penjara 4 tahun.


 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA