Sabtu, Mei 2, 2026

FAKTA TERBARU

Bupati Siapkan 3.000 Beasiswa Untuk Program ‘Gunungkidul Cerdas’

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_//Peringati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada Sabtu 2 Mei 2026, pemerintah Kabupaten Gunungkidul resmi meluncurkan program beasiswa “Gunungkidul Cerdas” sebagai bagian dari visi misi “Bocah Pintar”. Program ini bertujuan mendorong semangat anak-anak di wilayah tersebut agar tumbuh menjadi generasi cerdas dengan daya dukung pendidikan yang memadai.

Dalam peluncuran ini, pemerintah menyediakan kuota bagi 3.000 penerima beasiswa yang diperuntukkan bagi siswa di tingkat TK, PAUD, SD, hingga SMP yang berada di bawah kewenangan kabupaten.

Selain beasiswa umum, apresiasi khusus juga diberikan kepada para siswa yang memenangkan kompetisi sains di bidang Matematika, IPA, dan IPS.


Baca juga: Alami Kecelakaan di Bantul, Pengendara Sepeda Motor Meregang Nyawa


Dua Kategori Penerima dan Skema Pencairan
Program beasiswa ini terbagi menjadi dua kategori utama. Pertama, beasiswa untuk siswa dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam kategori desil satu namun memiliki kecerdasan akademik. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, hal ini merupakan bentuk intervensi pemerintah terhadap biaya sekolah sesuai dengan amanat undang-undang.

Kedua, beasiswa prestasi yang diberikan kepada putra-putri daerah mana saja yang memiliki pencapaian gemilang.

“Terkait mekanisme penyaluran, dana beasiswa akan dicairkan dua kali dalam setahun, yakni pada bulan ini dan bulan Agustus mendatang. Total bantuan yang diberikan adalah sebesar Rp1.000.000 per tahun, dengan rincian Rp500.000 untuk setiap tahap pencairan. Nominal ini disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah atas persetujuan anggota DPRD,” Hal tersebut disampaikan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih saat ditemui seusai melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan yang diselenggarakan di Alun-alun Wonosari, Kapanewon Wonosari, Sabtu (02/5/2026).

Perhatian untuk Anak Putus Sekolah

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga memberikan perhatian serius kepada anak-anak yang putus sekolah akibat berbagai faktor, seperti kenakalan remaja atau pernikahan di usia sekolah.

Melalui koordinasi dengan para lurah dan guru, anak-anak tersebut didorong untuk mengikuti kelas Kejar Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) guna memastikan mereka menuntaskan wajib belajar minimal 12 tahun atau setingkat SMA.

“Program ini merupakan kelanjutan dan pengembangan dari program sebelumnya yang dikenal dengan nama ‘Geni Seko Gunung’,” imbuh Bupati.

Baca juga : Satu Nyawa Melayang Dalam Kecelakaan Maut di Perempatan Cari Tepus


Teladan Guru dan Komitmen Pembinaan

Selain dukungan materiil, momentum ini juga digunakan untuk mengingatkan kembali peran penting tenaga pendidik. Bupati berharap dengan mengambil semangat Ki Hajar Dewantara, guru diharapkan dapat menjadi teladan yang “digugu dan ditiru” _Ing Ngarsa Sung Tulada_ serta memberikan dorongan moral dari belakang _Tut Wuri Handayani_ bagi para siswa.

Bupati bersama Pemda khususnya Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan perbaikan kualitas guna mendukung ekosistem pendidikan yang lebih baik di Gunungkidul.


spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA