GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)__//Puluhan masyarakat dari kawasan Pantai Watubolong, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, mendatangi gedung DPRD Kabupaten Gunungkidul, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Perwakilan masyarakat Pantai Watubolong, Faisal Yuliyanto, mengatakan kedatangan mereka untuk meminta keadilan sekaligus menyampaikan langsung persoalan khususnya menyangkut akses masuk menuju pantai dan keberlangsungan aktivitas para pedagang setempat kepada Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul.
Baca Juga: Pipin Dilantik Sebagai Dukuh Padukuhan Selang
”Kami datang ke sini untuk menuntut keadilan kepada Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul. Kami ingin akses pintu masuk Pantai Watubolong yang saat ini ditutup portal oleh proyek pembangunan dibuka kembali,” kata Faisal.
Menurut Faisal, penutupan akses tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama para pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari keberadaan wisatawan di Pantai Watubolong.
Sejak akses menuju kawasan pantai ditutup, menurut Faisal, jumlah pengunjung yang datang mengalami penurunan. Kondisi tersebut kemudian turut berdampak terhadap pendapatan para pedagang yang menjalankan usaha di kawasan Pantai Watubolong.
Faisal mengungkapkan, sebelumnya masyarakat memang telah mendapatkan informasi mengenai adanya kompensasi serta rencana pemindahan lokasi bagi para pedagang. Namun, persoalan muncul karena lokasi yang ditawarkan untuk pemindahan dinilai bukan merupakan lokasi asli tempat mereka selama ini mencari nafkah.
“Kami memang dijanjikan uang kompensasi dan dipindahkan lokasi, namun bukan di lokasi Pantai Watubolong. Kita dipindahkan ke bukan tempat asli kita, makanya kita menolak,” ungkapnya.
Selain persoalan lokasi, Faisal juga menyoroti adanya sejumlah warga yang telah menerima uang kompensasi dari pihak investor. Menurutnya, kondisi tersebut kemudian dipandang sebagai bentuk persetujuan terhadap rencana penggusuran pedagang di kawasan Pantai Watubolong.
Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa masyarakat yang datang ke DPRD ingin memperjuangkan keberlangsungan seluruh pedagang yang masih bertahan di kawasan tersebut.
“Intinya kami mau keadilan bagi pedagang Watubolong, kita tidak mau digusur,” tegasnya.
Masyarakat berharap DPRD Gunungkidul dapat memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut dengan mempertemukan masyarakat, pihak investor, pemerintah daerah, serta pihak-pihak terkait lainnya.




