Minggu, April 14, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Kesamaptaan Jasmani, Bupati Akan Selenggarakan Event Maraton 42 Km

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Gunungkidul (Fakta9.com)_ _// Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengajak memasyarakatkan olahraga, ajakan ini dimulai dari seluruh Kepala OPD dan pejabat dilingkungan Pemkab Gunungkidul dengan mengikuti kesamaptaan jasmani.

“Jika mereka sehat, tugas pokok sebagai pelayan masyarakat akan dikerjakan dengan baik.” Kata Sunaryanta di Stadiun Gelora Handayani, Jumat (12/1/2023).

Baca Juga : Dikeroyok di Rumah Pak Dukuh, Seorang Pemuda Saat Ini Jalani Perawatan Intensif di Rumah Sakit


Pihaknya menjelaskan, terdapat dua jenis kegiatan dalam kesamaptaan jasmani yang pertama lari 12 menit dan Pull Up Sit Up. Semua dilakukan dengan pengawasan anggota Kodim 0730 Gunungkidul.

“Kita kampanyekan olahraga dimasyarakat, menjaga kesehatan dengan baik, jangan sampai sakit susah kalau sakit.” Paparnya. 

Dirinya mengatakan, dalam waktu dekat akan membuat event maraton dengan start titik 0 Gunungkidul dan finis di titik 0 kota Yogyakarta.

“Kegiatan maraton ini sebagai promosi pariwisata Gunungkidul khususnya spot tourism.” Tegasnya.

Sunaryanta menambahkan, nantinya lari maraton akan menempuh jarak 42 kilometer. Bagi masyarakat yang mengikuti hingga finish akan mendapatkan piagam penghargaan dari Bupati.

“Ini bagian dari smart branding. Siapkan dari sekarang bagi yang mampu ikut event ini.” Imbuhnya.

Baca Juga : Generasi Muda NU DIY Deklarasikan Dukung Pasangan Prabowo – Gibran


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Sri Suhartanta menyampaikan bahwa kesamaptaan ini diikuti oleh pejabat eselon III dan II mulai dari Kepala OPD, Sekda , Staf Ahli, dan 18 panewu serta direktur utama BUMD.

“Bagi pejabat yang tidak bisa ikut hari ini akan kita ikutkan gelombang selanjutnya.” Ucapnya.

Pihaknya juga menejaskan jika dalam kegiatan ini diawali dengan skrining kesehatan khususnya pengecekan tekanan darah. Pejabat yang memiliki tensi tinggi tidak diperkenankan mengikuti lari.

“Skriningnya ketat tekanan darah diatas 130 nanti hanya diminta mengikuti sambil jalan tidak boleh lari.” Terangnya.

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA