Rabu, Juni 3, 2026

FAKTA TERBARU

Bocah Berumur 3 Tahun Ditemukan di Rumah Kontrakan Dengan Kaki Tangan Terikat Dan Mulut Dilakban

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BANTUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Seorang bocah perempuan yang masih berusia 3 tahun berinisial ACB warga Semoyo, Patuk, Gunungkidul, ditemukan dalam kondisi mulut di lakban, serta tangan kaki diikat, Senin (01/06/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Ketika ditemukan ACB dalam kondisi lemas di dalam kamar kontrakan yang berada di Padukuhan Kedaton, Pleret, Pleret, Bantul.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyampaikan jika berdasar keterangan saksi sekitar pukul 17.00 WIB ibu korban berinisial TKS (25) warga Gunungkidul terlihat keluar dari rumah kontrakan. Dan tak berselang lama, kembali lagi ke ke rumah tersebut.

Selanjutnya sekitar pukul 18.00 WIB, ada salah satu warga yang mendengar suara tangisan anak kecil dari dalam kamar kontrakan tersebut.


Baca juga: Pejabat Utama Polres Bantul Hingga Kapolsek Resmi Berganti


Sekitar pukul 20.50 WIB, pemilik kontrakan masih mendengar suara tangisan anak kecil sehingga ia bersama warga membuka paksa jendela kamar dengan cara dicongkel.

“Setelah berhasil masuk kedalam rumah, didapati seorang anak kecil dalam keadaan lemas dengan posisi mulut dilakban plastik bening, kedua tangan diikat menggunakan lakban bening dan kedua kaki diikat menggunakan lakban bening serta selendang warna merah maroon.” Ucapnya, Rabu (03/06/2026) siang.

Diketahui jika korban tinggal di rumah kontrakan bersama dengan ibunya (TKS) sedangkan ayahnya bekerja di Jakarta.

Berdasar hasil penyelidikan Polisi, terduga pelaku kekerasan terhadap bocah balita merupakan malang itu adalah TSK yang merupakan ibu kandungnya sendiri.


Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Kepek Wonosari, Tukang Parkir Kritis


Terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Pleret, Bantul pada Rabu (03/06/2026).

“Untuk terduga pelaku sudah kami amankan, dan saat ini masih dimintai keterangan.” Imbunya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui motif TSK tega mengikat dan membungkam anak kandungnya dengan menggunakan lakban.


spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA