Senin, Juli 26, 2021
spot_imgspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Meningkat, Pemerintah Wacanakan Larangan Gelar Hajatan

spot_img
spot_img
spot_img

9


WONOSARI, (Fakta9.com)__//Ledakan kasus Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul terjadi dalam sepekan terkahir ini. Tercatat hingga saat ini kasus terkonfirmasi positif aktif mencapai 424 jiwa.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wakil Bupati, Heri Susanto bersama dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengadakan rapat koordinasi dalam melaksanakan pengendalian penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Kluster Baru Covid-19, Puluhan Karyawan Pabrik Tas di Playen Terkonfirmasi Positif

Heri Susanto menjelaskan bahwa untuk saat ini jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif dirasa sudah mengkhawatirkan, sehingga perlu ada langkah dalam mengantisipasinya

Salah satu solusi yang ditawarkan adalah melarang kegiatan sosial kemasyarakatan. Namun begitu, Heri mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan wacana dan apabila nantinya disepakati oleh pimoinan akan segera dibuat regulasinya.

“Upaya ini merupakan salah satu langkah menekan penyebaran Covid-19 di Gunungkidul.” tendasnya.

Nantinya segala bentuk kegiatan yang mengundang banyak orang (berkerumun) tidak akan diberikan izin hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Dan dalam mendisiplinkan warga, pihaknya akan menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan aparat penegak hukum.

“Jika nanti masih ada warga yang nekat menggelar hajatan dan berkerumun maka tak segan akan segera dibubarkan.” tegas Wakil Bupati.

Baca Juga: Kapolres Pimpin Sertijab Pejabat di Lingkup Polres Gunungkidul

Diketahui bahwa dalam kurun waktu beberpa hari belakangan ini terdapat tujuh klaster besar yang masih aktif di Gunungkidul. Diantaranya adalah klaster pabrik tas, klaster pondok pesantren, klaster tahlilan ketiganya di Kapanewon Playen, kemudian klaster hajatan dan keluarga ustadz di Kapanewon Panggang, klaster rasulan di Tanjungsari, klaster tunangan di Karangmojo serta klaster medis di Semin.


Redaksi_fakta9.com

FAKTA TERBARU

JANGAN LEWATKAN