Rabu, Oktober 28, 2026

FAKTA TERBARU

Delapan Belas Peserta Ikuti Ujian Pamong dan Staf di Kalurahan Jepitu

Advertisementspot_img

GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Pemerintah Kalurahan Jepitu, Girisubo, Gunungkidul, menggelar ujian pengisian jabatan pamong kalurahan dan staf pamong di Balai Kalurahan Jepitu, Rabu (28/10/2026). Sebanyak 18 peserta mengikuti seleksi untuk memperebutkan enam formasi jabatan melalui tahapan ujian tertulis dan praktik.


Baca Juga : Warga Gunungkidul Nekat Curi Motor di Bantul


Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Pamong, Sugiran menjelaskan bahwa tahapan seleksi diawali dengan pembentukan panitia oleh Lurah. Setelah panitia dibentuk dan disahkan, panitia menyusun tata tertib pelaksanaan ujian selama kurang lebih satu minggu.

“Setelah tata tertib selesai disusun, panitia melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di 10 padukuhan. Sosialisasi tersebut dilakukan untuk memberikan penjelasan mengenai mekanisme dan tahapan pengisian jabatan pamong serta staf kalurahan.” Ungkapnya.

Menurut Sugiran, penyusunan tata tertib dan sosialisasi menjadi bagian dari persiapan agar pelaksanaan seleksi berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Dengan adanya tata tertib, pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Tidak ada sesuatu yang menghambat jalannya kegiatan.” Jelasnya.

Berdasarkan data panitia, pengisian jabatan tersebut mencakup dua formasi pamong kalurahan dan empat formasi staf pamong. Formasi pamong meliputi Ulu-Ulu dan Danarta, sedangkan formasi staf terdiri atas Staf Pangripta, Staf Ulu-Ulu, Staf Tata Laksana, dan Staf Jagabaya.

Sebanyak 18 peserta mengikuti seleksi dengan rincian sebagai berikut; Ulu-Ulu 4 peserta, Danarta 4 peserta, Staf Pangripta 3 peserta, Staf Ulu-Ulu 3 peserta, Staf Tata Laksana, dan Staf Jagabaya 2 peserta.

Sugiran menjelaskan jika tim penguji dibentuk oleh Lurah dengan melibatkan unsur guru dari SMK Jepitu. Sementara itu, kepanitiaan melibatkan berbagai unsur, antara lain lembaga kalurahan, pamong kalurahan, tenaga pendidikan, dinas terkait, dan tokoh masyarakat.

“Pelaksanaan ujian tertulis dan praktik menjadi bagian dari tahapan seleksi untuk menilai peserta sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia. Pengawasan oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat turut mendukung ketertiban selama kegiatan berlangsung.” Terangnya.

Baca Juga : Truk Tangki Pengangkut BBM Solar Tidak Dilengkapi Surat Diamankan Polisi di JJLS Saptosari


Sugiran berharap proses penjaringan dan penyaringan tersebut dapat menghasilkan calon pamong dan staf yang sesuai dengan kebutuhan pemerintahan kalurahan. Terisinya seluruh formasi diharapkan mampu mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya, setelah semua jabatan terisi, pemerintahan Kalurahan Jepitu bisa berjalan dengan lancar.” Pungkasnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA