Minggu, Mei 26, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Belasan Ekor Kambing Mati Mengenaskan, Dengan Kondisi Organ Dalam Hilang

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

PANGGANG (Fakta9.com)_ _//Sebanyak 15 ekor kambing milik warga Kapanewon Panggang, Gunungkidul mati mengenaskan.

Diungkapkan oleh Kapolsek Panggang, AKP Ahmad Fauzi Mulyono bahwa peristiwa itu terjadi selama tiga hari berturut-turut yaitu pada tanggal 23, 25 dan 26 Sepetember 2022.


Baca juga : Gudang Pengepul Kertas Terbakar, Polisi Masih Lakukan Identifikasi


Dari 15 ekor kambing yang mati tersebut masing-masing milik Dwi sebanyak 3 ekor, Mangun sebanyak 5 ekor, Sayogi sebanyak 6 ekor dan Genuk sebanyak 6 ekor kambing.

“Semuannya merupakan warga Padukuhan Legundi, Kalurahan Girimulyo dan rata-rata kambing berada di dalam kandang yang lokasinya ditengah ladang, sehingga tidak diketahui waktu pasti kejadian matinya hewan ternak itu karena jauh dari pemukiman warga.” Papar AKP Ahmad Fauzi Mulyono.

Dituturkan, kambing-kambing yang mati diduga dimakan oleh anjing liar pada malam hari, sebab berdasarkan informasi dari warga, mereka berhasil menangkap 1 ekor ajing hutan dengan kondisi mati.

“Kambing yang mati itu hanya dimakan organ bagian dalamnya dan ditinggalkan begitu saja disekitar lokasi.” Ucap Kapolsek Panggang.

Baca juga : Pengendara Honda Astrea Grand Akhirnya Meninggal Dunia


Dengan adanya kejadian yang sangat meresahkan warga masyarakat khususnya Kapanaewon Panggang, maka AKP Ahmad Fauzi Mulyono telah melaksanakan upaya untuk mencegah kejadian serupa, yaitu melakukan siskamling dan ronda bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa serta warga di lingkungan kandang ternak.

“Sangat perlu adanya upaya dari pihak-pihak terkait untuk membantu warga dalam menanggulangi kejadian serupa agar tidak menimbulkan keresahan khususnya bagi para peternak kambing dan masyarakat sekitar pada umumnya.” Pungkas Kapolsek.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA