Kamis, Februari 26, 2026

FAKTA TERBARU

Sespimmen Polri Dikreg 66 Gelar Studi Lingkungan di Polres Gunungkidul

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)__// Sebanyak 10 Peserta Didik (Serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-66 T.A.2026 melaksanakan kegiatan Studi Lingkungan Organizational Health Audit (OHA) dan External Stakeholder (ES) di Mapolres Gunungkidul, Kamis (26/02/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Management Training Course Level III dan bertujuan untuk memotret kesiapan wilayah dalam mendukung program strategis nasional serta sinergitas lintas sektoral itu dipimpin langsung oleh Brigadir Jenderal Polisi Dwi Subagio, S.I.K., M.H.


Baca juga : Marak Proyek Galian Ilegal di Bahu Jalan Kabupaten, Kepala DPUPRKP Gunungkidul: Pidana Itu!!


Mengangkat tema “Tugas Pokok Polri Terhadap Terdukungnya Program Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif”, studi ini memfokuskan pada langkah-langkah preventif dan preemtif Polri dalam menjaga rantai pasok pangan.

Perwira tinggi pertama itu menekankan bahwa kehadiran Serdik Sespimmen di Gunungkidul adalah untuk mengkaji sejauh mana sinergi antar instansi dapat mengoptimalkan pengawasan terhadap praktik penimbunan bahan pokok.

“Tujuan utama kami adalah memastikan terciptanya kerja sama yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Hal ini krusial untuk menjaga stabilitas harga pangan, terutama dalam menyambut hari raya lebaran 2026 yang sudah di depan mata,” tegasnya.

Baca juga: Forum Jogja Damai Nyatakan Dukungan Penuh untuk Menjaga Keamanan dan Ketertiban Jogja


10 peserta didik Sespimmen Polri Dikreg 66 Gelar Studi Lingkungan di Polres Gunungkidul.(foto)

Selain aspek ekonomi, studi ini juga menyoroti pentingnya menjaga kondusifitas Harkamtibmas di wilayah hukum Polres Gunungkidul. Dengan pengawasan ketat terhadap distribusi badan kelompok tani (bapoktan), diharapkan tidak ada gejolak sosial yang muncul akibat kelangkaan barang atau lonjakan harga yang tidak wajar.

“​Melalui pelatihan management training course level tiga ini, para calon pimpinan Polri tingkat menengah ini diharapkan mampu merumuskan solusi manajerial yang aplikatif untuk mendukung kedaulatan pangan dan ekonomi nasional yang inklusif di masa depan,” katanya.

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA