Sabtu, Agustus 30, 2025

FAKTA TERBARU

Penanganan Pertama Korban Gigitan Ular Harus Tepat

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

GUNUNGKIDUL ( fakta9.com )_ _// Kebanyakan masyarakat masih panik ketika menolong orang yang digigit ular berbisa bahkan mereka bingung dengan apa yang harus dilakukannya.

Sebenarnya banyak cara untuk melakukan pertolongan pertama kepada korban gigitan ular bahkan di Gunungkidul sendiri sudah ada Serum Anti Bisa Ular ( SABU ) yang sudah tersedia di Fasilitas Kesehatan ( Faskes ) di seluruh Kabupaten Gunungkidul sejak dahulu.


Baca Juga: Partai NasDem Targetkan Menjadi Runner Up Pada Pemilu 2024


Seperti yang di katakan Kepela Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawati menyampaikan bahwa SABU sudah tersedia di Rumah Sakit dan Puskesmas sejak lama, SABU sendiri adalah sebagai obat penetralisasi bisa ular.

“Bila ada orang yang digigit ular segera bawa ke Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat,” Ucapnya.

Dewi irawati juga menjelaskan sebagai penanganan pertama ketika ada orang yang di gigit ular ialah bagian pangkal yang digigit harus diikat tetapi tidak terlalu kuat bila terlalu kencang akan berdampak buruk terlokalisir dan bahkan tak jarang dapat menyebabkan kebusukan di lokasi tersebut.

“Setelah digigit ular, tidak banyak begerak itu juga lebih baik karena untuk menanggulangi racun menjalar keseluruh organ tubuh,” Tuturnya.

Baca Juga: Perdalam Arti dan Wawasan Berpolitik,DPW PAN DIY Selenggarakan LKAD Bagi Kader dan Pengurus


Lanjutnya, masih banyak penanganan gigitan ular berbisa yang keliru sehingga membahayakan korban maupun penolong, salah satu cara yang paling fatal ialah dengan cara dihisap menggunakan mulut pada bagian luka.

“Racun yang di sedot oleh penolong akan sangat berbahaya, karena racun ular akan ikut masuk kedalam tubuh penolong,” Tutupnya.

Danar_fata9.com

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA