Senin, Juni 27, 2022
spot_imgspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Warga Keluhkan Bau Tak Sedap Yang Berasal Dari Pembakaran Merang Limbah Kandang Ayam, DLH Gunungkidul “Hal Seperti Itu Tidak Dibenarkan”

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img


SEMANU (fakta9.com)_ _// Beberapa warga yang melintas di jalan penghubung antara Kalurahan Candirejo dan Kalurahan Ngeposari mengeluh dengan adanya bau menyengat yang berasal dari asap pembakaran merang atau limbah kandang ayam broiler.


Baca Juga : Pelaku Pencurian Honda Vario Techno Tinggalkan Honda Supra X di Lokasi Kejadian


Berdasarkan keterangan dari salah satu warga yang sedang melintas di area tersebut, mengatakan bahwa bau menyengat itu dirasakannya sudah sekitar empat hari, yang berasal dari asap pembakaran merang.

“Baunya sangat menyengat, bahkan di tempat itu ada tiga gundukan merang yang di bakar persis di pinggir jalan,” Jelasnya.

Ia juga sangat menyayangkan dengan pembakaran yang diduga limbah kandang ayam broiler tersebut.

“Seharusnya ya jangan di bakar to, apa lagi pembakaranya di tempat terbuka, itukan sangat menganggu masyarakat pengguna jalan,” Tuturnya sambil menahan bau menyengat dari asap pembakaran.

Sementara itu, Kabid Pengendalain Pencemaran dan Pengembangan Kapasitas (Kabid PP2P) DLH Gunungkidul, ketika dikonfirmasi oleh awak media tentang adanya pembakaran limbah di ruang terbuka tersebut, Eko mengatakan bahwa hal tersebut tidak di perbolehkan apalagi sangat mengganggu lingkungan dengan adanya bau dari asap pembakaran.

“Selama mengganggu lingkungan tidak di perkenankan,” Terangnya.

Dijelaskan lebih lanjut, pembakaran sampah maupun pengelolaan limbah sudah diatur dalam Perda No 14 tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga [JDIH BPK RI].

“Membakar sampah anorganik dan membakar sampah di tempat terbuka yang dapat menimbulkan bahaya dan mengganggu lingkungan itu dilarang,” Jelasnya.

Diwaktu terpisah, pemilik kandang ayam boiler saat dikonfirmasi awak media melalui pesan Whatshaap (WA) pada hari Kamis (19/05/2022) pukul 12.20 WIB.


Baca Juga : Kedatangan Dua Orang Asing, Sugirah Kehilangan Uang 19 Juta


Lia membenarkan bahwa limbah tersebut berasal dari kandang ayamnya yang di berikan kepada warga untuk pupuk.

“Memang limbah merang itu bercampur dengan kotoran ayam yang diminta salah satu warga untuk dibakar  dijadikan pupuk,” Terangnya.

Redaksi fakta9.com

spot_img
spot_img

FAKTA TERBARU

JANGAN LEWATKAN