Minggu, Mei 26, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Ribuan Lembar Surat Tilang Dilayangkan Selama Operasi Zebra Progo 2023

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Gunungkidul (Fakta9.com)_ _// Pelaksanaan Operasi Zebra Progo tahun 2023 telah usai, tercatat 1.854 lembar surat tilang dilayangkan kepada pengguna kendaraan bermotor yang melanggar tata tertib berlalu lintas.

Operasi selama 14 hari yang dimulai dari tanggal 3 sampai 17 September 2023 itu sebanyak 140 Personil gabungan satuan fungsi Polres Gunungkidul ikut dilibatkan.


Baca Juga : Gelar Potensi Rintisan Kalurahan Budaya dan Gari Art Festival, Widodo Tak Berharap Naik Menjadi Kalurahan Budaya


Disampaikan oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri bahwa ada 7 sasaran prioritas utama pelanggaran yang menjadi target utama.

Dilanjut, tujuan dari kegiatan operasi ialah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib dan disiplin dalam berkendara, serta sebagai upaya Polri untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif menuju Pemilu Damai 2024.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah tertib dalam berkendara dan kami juga meminta maaf kepada masyarakat atas terganggunya dalam pelaksanaan razia dan yang menerima surat tilang, hal ini terpaksalah kami lakukan sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat pentingnya tertib berkendara untuk keamanan dan keselamatan.” Paparnya.

Baca Juga : Jika Lolos Menjadi Kalurahan Budaya, Lurah Ngeposari Akan Jalan Kaki Dari Jogja – Ngeposari


Pelaksanaan Operasi Zebra Progo di Polres Gunungkidul menjaring sebanyak 7.406 pelanggaran yang didominasi oleh pengendara roda dua dengan rincian pengendara roda 4 sebanyak 180 perkara, roda 2 sebanyak 1.674 perkara dan pelanggaran paling banyak adalah lain-lain.

“Kegiatan operasi yang digelar ini bukan hanya semata menjaring pelanggaran namun juga dilakukan sosialisasi serta kampanye tertib berkendara secara humanis dan yang lebih penting lagi adalah membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan dalam berkendara.” Imbuhnya.

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA