Minggu, April 14, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Keributan di JJLS Bantul, Seorang Remaja Pelaku Pemukulan Diamankan Polisi

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

BANTUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _//-Keributan antar pemuda pecah di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) Padukuhan Baros, Tirtohargo, Kretek, Bantul, Minggu (24/03/2024) pukul 07.00 WIB.

Akibat keributan itu, satu orang remaja menjadi korban pemukulan.

Disampaikan oleh Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana jika peristiwa tersebut berawal saat korban bersama teman-temannya sedang nongkrong di sekitar jembatan sebelah selatan padukuhan Baros setelah jalan-jalan pagi.


Baca Juga : Lakukan Pelanggaran Disiplin, Dukuh Seneng Diberhentikan


Ketika hendak pulang dan sedang berjalan menuju sepeda motornya yang sedang terparkir, tiba-tiba ada orang yang tidak dikenal menendang punggung korban dari arah belakang hingga korban tersungkur di aspal.

“Ada yang menendang punggung korban dari arah belakang sehingga korban terjatuh. Saat itu juga sejumlah remaja datang dan ikut mengeroyok korban.” Ujarnya.

Tak hanya menggunakan tangan kosong, ada seorang remaja yang ikut mengeroyok korban dan melakukan pemukulan dengan menggunakan sebongkah kayu.

Polisi yang mendapat laporan adanya keributan di Jembatan JJLS Padukuhan Baros lantas segera menuju lokasi kejadian.

Jefrry menjelaskan jika antara korban dan pelaku tidak saling mengenal.

“Mereka (antara korban dan pelaku) tidak saling mengenal.” tambahnya.

Baca Juga : Alami Kecelakaan Saat Petik Daun Salam, Warga Patuk Meninggal Dunia


Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya petugas berhasil mengamankan satu orang remaja yang melakukan pemukulan menggunakan kayu yaitu berinisial HZS (19) asal Padukuhan Bogoran, Trirenggo, Bantul.

Pelaku kemudian digiring ke Mapolsek Kretek Bantul dan dilakukan mediasi dengan menghadirkan para orang tua.

“Permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dan dituangkan dalam surat pernyataan bersama kedua belah pihak.” Imbuhnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA