Selasa, Juli 23, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Adakan Bimtek Olahan Kakao Untuk Guru SMK

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul melaksanakan bimbingan teknis olahan Kakao yaitu pembuatan Dodol Kakao dan minuman coklat 3 in 1, di Aula Pertemuan UPT Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran, Patuk, Rabu (12/06/2024) siang.


Baca Juga : Raffi Ahmad Batalkan Rencana Pembangunan Beach Club di Gunungkidul


Sugiyanto selaku Kepala UPT TTP Nglanggeran dalam laporannya menyatakan bahwa maksud dan tujuan melakukan bimbingan teknis pengolahan cokelat adalah untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan secara singkat kepada para guru SMK Jurusan Tata Boga.

“Diharapkan kedepannya ilmu ini bisa disampaikan kepada peserta didik dalam rangka untuk menyiapkan para wirausahawan muda.” Ujarnya.

Menurutnya untuk keperluan proses pembelajaran di sekolah masing-masing dalam praktek pembuatan produk turunan dari cokelat bahan baku bisa diperoleh di UPT TTP Nglanggeran baik cocco powder maupun coccow butter.

“Bahanya kita stok di sini dan kegiatan ini dibiayai APBD Kabupaten Gunungkidul tahun anggaran 2024.” Tegasnya.

Baca Juga : Takbir Keliling di Bantul Hanya Boleh Dilaksanakan di Setiap Kapanewon


Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Raharjo Yuwono dalam sambutan menyampaikan jika sesuai desain awal pembangunan TTP sebagai sarana edukasi dan desiminasi teknologi olahan kakao untuk umum dan khususnya bagi para pelaku usaha kakao sehingga akan mendapatkan tambahan pengetahuan tentang olahan kakao yang berkualitas dan higenis.

“DPP terbuka kepada siapa saja yang ingin belajar olahan kakao di TTP, harapannya para siswa dapat menerima manfaat ilmu yang didapat dari para tenaga didik yang ikut bimtek kali ini.” Ungkapnya.
“Meski luasannya lahan Kakao di Gunungkidul sedikit yaitu hanya kurang lebih 1000 Ha tersebar di Patuk, Karangmojo, Playen, Ponjong, Nglipar dibanding tanaman pangan, namun Kakao termasuk produk unggulan Kabupaten Gunungkidul. Harga biji Kakao terfermentasi saat ini sudah mencapai Rp 170 ribu per kilogram.” Imbuhnya.

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

BACA JUGA