Minggu, April 21, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Dentuman Misterius Menggema di Gunungkidul, BMKG : Bukan Disebabkan Oleh Aktivitas Tektonik Maupun Aktivitas Petir

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

GUNUNGKIDUL, (Fakta9.com)__Warga Gunungkidul dihebohkan dengan adanya suara dentuman keras yang terjadi pada Kamis (22/12/2022).

Seperti disampikan oleh Ranto warga Kapanewon Ponjong, jika dentuman terjadi sekitar pukul 11.00 wib.


Baca juga : Seorang Balita Mendapatkan Perawatan Intensif Diduga Menjadi Korban Peluru Nyasar Polisi


“Suaranya cukup keras, seperta ada ledakan.” Terangnya.

Hal senada juga dirasakan oleh Yuli Astuti, warga Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu. Menurutnya suara dentuman yang terjadi cukup keras.

“Suaranya sangat keras, seperti ada ledakan bom.” Jelasnya

Namun apa sebenarnya penyebab adanya suara dentuman itu pun sampai saat ini masih misteri.

Koordinator Bidang Data dan Informasi, Stasiun Geofisika, BMKG DIY, Dwi Budi Susanti, ST, MM., saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut menyampaikan jika berdasar pengamatan yang dilakukan di Stasiun GKJM (Kantor Kapanewon Gedangsari,
Gunungkidul) dentuman terdeteksi pada jam 10:37:51 WIB.

“Menurut analisis partikel motion diperoleh perkiraan arah sumber dentuman berada di arah
Barat Daya dari Stasiun GKJM (Kantor Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul) dengan perkiraan jarak
16 km.” Jelasnya.

Lebih lanjut, diterangkan oleh Dwi Budi Susanti sesuai hasil identifikasi radar, tidak tercatat adanya aktifitas petir yang signifikan pada saat kejadian.


Baca juga : Seorang Lelaki Meninggal di Ladang Saat Memperbaiki Pompa Air


Selain itu, berdasar hasil monitoring radar cuaca di BMKG DIY juga tidak ada awan CB yang memicu terjadinya Petir.

Dwi Budi Susanti memastikan jika dentuman yang terjadi bukan disebabkan oleh fenomena alam.

“Dentuman yang terjadi bukan disebabkan oleh aktivitas tektonik maupun aktivitas petir.” tegasnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA