Minggu, Juni 23, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Budaya Bersih Bersih Sendang Kyai Sejati Bejiharjo Karangmojo

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Masyarakat Kalurahan Bejiharjo Kapanewon Karangmojo menggelar acara Bersih Sendang Kyai Sejati yang terletak di Padukuhan Gunungbang, Senin (20/05/2024).

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta dalam sambutannya menekankan pentingnya pelestarian budaya sebagai sarana memperkuat kebersamaan dalam masyarakat.


Baca juga : Hari Kebangkitan Nasional, Bupati Gunungkidul Menekankan Pentingnya Adopsi Teknologi Digital Untuk Mendukung Transformasi Sosial dan Ekonomi.


“Dalam kehidupan yang telah bertransformasi dengan peradaban modern, masyarakat Gunungkidul tetap melestarikan budaya-budaya tradisional. Hal ini sungguh luar biasa dan menunjukkan kekuatan bangsa ini yang terletak pada kebersamaan.” Ujarnya.

Sunaryanta menegaskan bahwa kegiatan budaya seperti ini biasanya diselenggarakan sekali dalam setahun, dan merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan. Ia berharap acara serupa terus dilestarikan untuk memperkuat pilar bangsa dan bela negara.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kegiatan ini adalah bentuk wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan menunjukkan bahwa kekuatan budaya ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat kita.” Ungkapnya.

Sunaryanta menambahkan jika acara budaya tersebut mengandung nilai sejarah yang penting bagi perjalanan kehidupan masyarakat Gunungkidul.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, termasuk yang berada di kota, untuk mengenal dan menghargai kekuatan budaya yang ada di Gunungkidul. Sejarah yang terkandung dalam kegiatan ini adalah bagian dari perjalanan masyarakat Gunungkidul dan bangsa kita.” Paparnya.

Sementara itu Ketua Panitia Bersih Sendang Kyai Sejati, Setio mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 7 RT di wilayah tersebut. Warga masyarakat yang datang membawa encek atau wadah makanan yang dibuat dari pelepah pohon pisang dikumpulkan di kawasan sendang.


Baca juga : Harlah Ke-94, Kalurahan Patuk Rencanakan Kembangkan Agrowisata


Dirinya menyebut ada 270 encek dan 70 ingkung ayam yang terkumpul. Setelah didoakan melalui genduri makanan tersebut dibagikan kepada warga yang hadir.

“Antusias warga setiap tahunya terus meningkat, tidak hanya warga lokal namun juga dihadiri warga dari berbagai wilayah di Indonesia.” Imbuhnya.

 

Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA