Minggu, April 14, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Arogan Serta Melakukan Pengrusakan Saat Menagih, Karyawan ‘Bank Plecit’ Digelandang ke Kantor Polisi

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

KARANGMOJO (Fakta9.com)_ _// Warga Padukuhan Ngunut, Kalurahan Kelor, dibuat geram oleh ulah seorang karyawan Bank Plecit yang menagih utang secara arogan di rumah nasabahnya.

Pasalnya oknum karyawan salah satu Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang berkantor di Colomadu, Karanganyar dan beroprasi meminjamkan uang di wilayah Gunungkidul ini melakukan penagihan di malam hari, serta melakukan pengrusakan di rumah Sayem (78) yang merupakan nasabahnya.


Baca juga : Tabrakan di Jalan Manthous, Seorang Remaja Putri Meninggal Dunia


Bank ‘plecit’ merupakan istilah meminjamkan uang dengan bunga tinggi atau rentenir.

Berdasarkan informasi dari Lurah Kelor, Suratman jika peristiwa itu terjadi pada hari Jum’ at (27/01/2023) sekitar pukul 18.30 WIB.

“Ada keributan yang disebabkan oleh karyawan Bank Plecit dari Colomadu yang merusak kursi serta lampu penerangan rumah warga kami, saat melakukan penagihan.” Jelasnya

Dalam melakukan penagihan, oknum penagih hutang tersebut selain bersikap arogan juga melakukan penagihan diluar waktu yang telah menjadi peraturan. Bahkan oknum tersebut tidak mengenakan seragam serta tidak dapat menunjukkan kartu id card karyawan koperasi.

Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, warga pun kemudian menggelandang oknum penagih hutang tersebut ke Mapolsek Karangmojo.

“Oknum yang penagih hutang kami bawa ke Mapolsek Karangmojo.” terang Suratman.

Lurah Kelor berharap, dinas terkait dapat memperketat pengawasan terhadap beroperasinya bank plecit yang datang dari luar daerah.

“Hal ini semoga dapat menjadi kajian pihak terkait, dalam memberikan pengawasan bagi KSP luar wilayah yang beroprasi di Gunungkidul, sehingga kejadian seperti ini tak terulang lagi.” tuturnya.

Baca juga : Ibu Rumah Tangga Tertabrak Kereta Api Bogowonto Saat Akan Pergi Ke Pasar


Terpisah salah seorang pimpinan KSP Surya Perwira Sejahtera, Haryanto saat dikonfirmasi membenarkan jika yang membuat onar dan meresahkan warga tersebut merupakan karyawannya.

“Benar yang bersangkutan adalah karyawan kami.” Ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pimpinan umum KSP Surya Perwira Sejahtera belum bisa dikonfirmasi, terkait perilaku anak buahnya yang bertidak arogan saat melakukan penagihan hutang.


 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA