GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Ricuh sempat terjadi di pengisian pamong Kalurahan Jepitu, Girisubo, Gunungkidul. Kericuhan terjadi karena peserta menganggap proses penilaian kurang transparansi.
Baca Juga : Warga Gunungkidul Nekat Curi Motor di Bantul
Salah satu peserta pengisian jabatan Ulu ulu, Sartono mengatakan jika tidak ada keterbukaan dalam koreksi hasil ujian pamong dan staf pamong Kalurahan Jepitu.
“Proses penilaian kami anggap tidak ada keterbukaan. Dimana dalam koreksi hasil ujian praktek tidak dilakukan secara bersama-sama.” Ucapnya, Rabu (28/10/2026) malam.
Dirinya menyebut selain kurang transparasi, panitia pengisian ataupun tim penguji tidak merespon ketika ada komputer yang mengalami kendala saat digunakan peserta untuk ujian.
“Terkait teori yang diberikan oleh panitia pada saat pembekalan hanya dikasih filenya melalui whatshap group, tidak dikasih semacam buku terkait Perdes atau Perbub.” Ungkapnya.
Baca Juga : Mobil Isuzu Panther Masuk Ladang di Jalan Alas Telogo Gede
Meskipun Sartono mendapatkan nilai yang kurang maksimal, namun dirinya berharap ada tindakan tegas dari Pemerintah Kalurahan untuk melaksanakan ujian ulang.
“Saya berharap diadakan ujian ulang mas. Tadi terkait penilaian juga kurang memuaskan, dimana peserta yan memperoleh nilai tambahan pengalaman kerja, akan tetapi hasil penjumlahan akhir nilainya tidak naik.” Pungkasnya.




