Rabu, Agustus 19, 2026

FAKTA TERBARU

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jogja-Wonosari, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Advertisementspot_img

BANTUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Jogja-Wonosari tepatnya di depan Masjid Payak Padukuhan Payak, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Selasa (18/8/2026) siang. Dalam kecelakaan tersebut, satu orang pengemudi meninggal dunia setelah mengalami luka berat, sedangkan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.


Baca Juga : Di Tengah Musim Kemarau, Oknum Dukuh di Gunungkidul Jual Truk Tangki Bantuan Presiden


Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Adapun kendaraan yang terlibat yakni truk Hino bernomor polisi B 9138 WPA, mobil pikap AB 8209 AA, mobil Grand Max AB 1291 IR, serta sepeda motor Honda Scoopy AB 2799 BAB.

“Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia dan beberapa korban lainnya mengalami luka-luka. Saat ini kasusnya masih dalam penanganan Unit Lantas Polsek Piyungan bersama Satlantas Polres Bantul.” Ucapnya.

Rita menjelaskan kecelakaan bermula ketika mobil pikap AB 8209 AA yang dikemudikan WIW (47) melaju dari arah barat menuju timur. Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju truk Hino B 9138 WPA yang dikemudikan ARP (28).

Namun, truk tersebut diduga melaju terlalu ke kanan hingga melewati garis marka jalan. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi pikap tidak sempat menghindar sehingga kedua kendaraan bertabrakan.

“Truk Hino melaju dari arah timur ke barat, kemudian mengambil jalur terlalu ke kanan hingga melewati marka jalan. Karena jarak sudah dekat, akhirnya terjadi benturan dengan mobil pikap yang melaju dari arah berlawanan.” Jelasnya.

Setelah bertabrakan dengan pikap, truk Hino masih bergerak hingga kehilangan kendali. Kendaraan tersebut kemudian berhenti setelah menabrak pagar rumah warga yang berada di sekitar lokasi.

Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai IM (16) dengan membonceng JPP (16) melaju di belakang mobil pikap. Karena jarak terlalu dekat, pengendara motor tidak sempat menghentikan kendaraannya dan menabrak bagian belakang bak pikap.

Tak hanya itu, muatan yang dibawa mobil pikap terlempar ke sisi kiri jalan akibat benturan. Muatan tersebut kemudian mengenai mobil Grand Max AB 1291 IR yang dikemudikan RGW (32) yang saat itu sedang berhenti di sisi utara jalan dan hendak menyeberang ke arah barat.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi pikap WIW (47) mengalami pendarahan pada telinga dan cedera kepala berat. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kota Yogyakarta (Wirosaban), namun nyawanya tidak tertolong.

“Pengemudi pikap mengalami cedera kepala berat dan pendarahan pada telinga. Setelah dibawa ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.” Ujar Rita.

Sementara itu, penumpang pikap FN (42) mengalami luka lecet dan tidak perlu menjalani rawat inap.

Adapun pengemudi truk Hino ARP (28) mengalami patah kaki dan tangan kanan. Sedangkan penumpangnya, YP (33) mengalami luka lecet pada tangan dan kaki. Keduanya kemudian mendapat perawatan di RSPAU Dr. S. Hardjolukito.

Di sisi lain, pengendara Honda Scoopy IM (16) mengalami memar pada dada, lebam pada mata kanan, serta luka lecet pada kaki. Korban menjalani perawatan di RSI PDHI Kalasan. Sementara pemboncengnya, JPP (16), hanya mengalami luka lecet pada kaki kanan. Sedangkan pengemudi Grand Max RGW (32) selamat dan tidak mengalami luka.


Baca Juga : Tiga Nelayan Asal Balong Menjadi Korban Laka Laut di Pantai Ngumbul


Polisi yang menerima laporan kecelakaan tersebut kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga mengamankan kendaraan yang terlibat, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan.

“Petugas sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat. Selanjutnya, kasus ini masih dalam proses penanganan untuk mengetahui secara lengkap penyebab dan kronologi kecelakaan.” Pungkas Rita.

Akibat kejadian tersebut, seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 10 juta.


 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA