Rabu, Juni 24, 2026

FAKTA TERBARU

Tragis! Lansia di Sedayu Bantul T3w4s Ditabrak Motor Saat Menyeberang Jalan

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BANTUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bantul. Seorang pejalan kaki lanjut usia (lansia) dilaporkan meninggal dunia di tempat setelah ditabrak oleh sebuah sepeda motor di Jalan Yogya-Wates tepatnya di Bandut Lor, Kalurahan Argorejo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.


Baca Juga : Gasak HP Tetangganya, Pria di Bantul Tipu Rekan Korban Rp 20 Juta Modus Gadai Truk


Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu (24/6/2026) pagi sekitar pukul 05.10 WIB. Kecelakaan ini melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox dengan nomor polisi AB 2876 WR yang dikendarai oleh seorang pelajar berinisial AF (20) warga Danurejan, Kota Yogyakarta, dengan seorang pejalan kaki bernama ST. Siti Wuryanti (73), warga Perum Pelita Sedayu.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menjelaskan jika insiden ini bermula ketika sepeda motor Yamaha Aerox yang dikendarai oleh AF (20) melaju dari arah timur menuju ke barat dengan kecepatan sedang. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba muncul korban yang hendak menyeberang jalan dari arah utara menuju ke selatan.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi-saksi di lapangan, kecelakaan lalu lintas ini bermula ketika pengendara motor melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, ada pejalan kaki yang sedang menyeberang dari arah utara ke selatan.” Ujarnya.

Karena jarak yang sudah terlanjur dekat, pengendara sepeda motor tersebut diduga terkejut dan tidak sempat melakukan pengereman. Akibatnya, benturan keras antara kendaraan roda dua itu dengan tubuh korban tidak dapat dihindarkan lagi.

“Karena jarak antara sepeda motor dan pejalan kaki sudah terlalu dekat, pengendara sepeda motor Yamaha Aerox tersebut tidak bisa menghindar lagi. Seketika itu juga langsung terjadi kecelakaan lalu lintas yang cukup fatal di lokasi tersebut.” Ungkapnya.

Akibat hantaman keras tersebut, korban ST. Siti Wuryanti (73) mengalami luka robek dan cedera kepala berat yang sangat fatal dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.

“Korban pejalan kaki mengalami cedera kepala berat dan langsung meninggal dunia di lokasi kejadian. Setelah dievakuasi oleh warga dan petugas, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul.” Terangnya.

Sementara itu, pengendara motor berinisial AF (20) juga mengalami luka-luka yang cukup serius akibat terjatuh dari kendaraannya. Pelajar tersebut mengalami cedera kepala ringan, luka sobek pada pipi kanan, dua gigi patah, memar sobek pada bibir atas, serta luka lecet di kedua tangan dan kakinya.

“Untuk pengendara sepeda motor sendiri mengalami luka-luka, di antaranya cedera kepala ringan, gigi patah, serta beberapa luka sobek dan lecet di bagian wajah dan ekstremitas. Pengendara langsung dilarikan ke Sedayu General Hospital guna mendapatkan perawatan dan pengobatan lebih lanjut.” Jelasnya.

Selain mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian material. Sepeda motor Yamaha Aerox mengalami kerusakan pecah dan hancur pada bodi depan samping kanan serta setang yang dalam kondisi sender.

Berdasarkan kesimpulan dari pihak kepolisian, kecelakaan maut ini diduga kuat terjadi akibat kelalaian dari pengendara sepeda motor. Pengendara dinilai kurang berhati-hati dan tidak fokus saat memacu kendaraannya di jalan raya.

“Dugaan sementara, kecelakaan ini disebabkan oleh kurang hati-hatinya serta kurangnya konsentrasi dari pengendara sepeda motor pada saat berkendara di jalan raya.” Tegasnya.

Baca Juga : Lelaki Tua Asal Gedangsari Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Selokan Air Alas Pace


Menutup keterangannya, Iptu Rita mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan fokus saat berkendara, terutama di titik-titik rawan penyeberangan jalan demi mencegah terulangnya kejadian serupa.


 

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA