Senin, Maret 2, 2026

FAKTA TERBARU

Burung Pak Isom Hilang Terduga Pelaku Juga Rusak CCTV, Warga Lapor Polisi

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Dugaan tindak pidana pencurian burung dan pengerusakan kamera CCTV terjadi di Padukuhan Besari, Siraman, Wonosari, Gunungkidul, pada Sabtu (28/02/2026) sekitar pukul 04.22 WIB.


Baca Juga : Kecelakaan Maut di Kulonprogo, Istri Bos Rokok ‘HS’ Meninggal Dunia


Dalam perkara tersebut, 1 ekor burung Pentet milik Ismail Isom hilang dan dua buah kamera CCTV milik Tarjo juga dirusak oleh seorang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor jenis matic yang diduga merupakan pelaku pencurian burung.

Berdasarkan video rekaman CCTV yang beredar terlihat seorang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Aerok mondar mandir di sekitar lokasi kejadian. Namun beberapa saat kemudian, laki-laki itu berhenti di depan warung milik Tarjo dan langsung melakukan pengerusakan kamera CCTV.

Kemudian pada pagi harinya, Ismail Isom yang merupakan anggota DPRD dari Fraksi Partai NasDem juga diketahui kehilangan burung Pentet yang ditaruhnya di teras rumah.

Jogoboyo Kalurahan Siraman, Sudarmadi saat dikonfirmasi awak media membenarkan jika telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian burung dan pengerusaka kamera CCTV yang berada di wilayah Padukuhan Besari.

“Di waktu bersamaaan, Pak Isom kehilangan satu ekor burung, sementara kamera CCTV yang rusak ialah milik Pak Tarjo.” Ujarnya, Senin (02/03/2026) siang.

Menurutnya peristiwa pencurian tersebut sudah meresahkan warga Kalurahan Siraman karena sering kali warga kehilangan ayam jago serta beberapa barang lainnya.

“Sebelumnya juga ada beberapa warga yang kehilangan ayam jago, dan berdasarkan rekaman CCTV, pelaku sama.” Ungkapnya.

Baca Juga : Viral !! Percikan Bunga Api Pada Jaringan Listrik PLN Sempat Gegerkan Warga


Dilanjut bahwa berdasarkan informasi yang berhasil dihimpunnya jika Tarjo telah melaporkan dugaan tindak pidana pengerusakan CCTV itu ke Kantor Polsek Wonosari.

“Jujur, kami sudah resah. Semoga pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.” Pungkasnya.

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA