Sabtu, Juli 4, 2026

FAKTA TERBARU

Viral!! Aksi Motor Zig-zag dan Gesek Standar di Dlingo, 11 Remaja Diamankan Polisi

Advertisementspot_img

BANTUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Polisi mengamankan 11 remaja setelah video aksi berkendara ugal-ugalan di Jalan Margo Mulyo Imogiri-Dlingo, tepatnya di Padukuhan Gunung Cilik, Muntuk, Dlingo, Bantul, viral di media sosial. Dalam video yang beredar melalui akun @merapi_uncover di TikTok, Instagram, dan Facebook, rombongan pengendara terlihat melakukan aksi zig-zag di jalan raya serta menurunkan standar sepeda motor hingga memunculkan percikan api yang dinilai membahayakan pengguna jalan lain dan meresahkan masyarakat.


Baca Juga : Pria 72 Tahun Ditemukan Meninggal di Selokan Sedayu Bantul


Sebanyak 11 remaja yang seluruhnya berstatus pelajar kini telah diamankan di Polsek Dlingo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pelanggaran lain, termasuk dugaan kepemilikan senjata tajam maupun kelengkapan surat-surat kendaraan yang digunakan saat konvoi tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (30/6/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB di ruas Jalan Margo Mulyo Imogiri-Dlingo, Padukuhan Gunung Cilik, Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo.

“Video yang beredar memperlihatkan sekelompok remaja mengendarai sepeda motor secara zig-zag di jalan raya dan menurunkan standar kendaraan hingga menimbulkan percikan api. Aksi tersebut kemudian direkam dan diunggah ke media sosial sehingga menjadi viral dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.” Ucapnya Sabtu (4/7/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, para remaja tersebut sebelumnya berkumpul di rumah salah seorang rekannya berinisial OS (17) di wilayah Trirenggo, Bantul, sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah itu mereka kembali berkumpul di kawasan Gapensi Bantul sebelum berangkat sekitar pukul 22.00 WIB menuju kawasan wisata Watu Amben, Patuk, Gunungkidul, untuk menikmati kopi di Kedai Kopi Mbah Warto.

Dalam perjalanan menuju lokasi itulah, tepatnya di Jalan Margo Mulyo Imogiri-Dlingo, rombongan melakukan aksi zig-zag dan menggesekkan standar sepeda motor ke aspal sehingga memunculkan percikan api. Aksi tersebut sengaja direkam untuk kemudian diunggah ke akun media sosial milik salah satu peserta rombongan.

“Setelah membuat video, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Watu Amben untuk minum kopi. Selesai dari sana mereka kembali ke Bantul melalui Jalan Wonosari dan selanjutnya pulang ke rumah masing-masing.” Jelasnya.

Beberapa hari setelah video tersebut viral, tepatnya pada Jumat (3/7/2026) sore, rombongan berinisiatif datang ke wilayah Gunung Cilik untuk melakukan klarifikasi sekaligus meminta maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu akibat aksi mereka.

“Sesampainya di kawasan Pinus Becici, rombongan bertemu dengan warga dan dilakukan mediasi. Selanjutnya masyarakat menghubungi piket Polsek Dlingo sehingga petugas datang ke lokasi dan mengamankan para remaja tersebut untuk dimintai keterangan.” Ungkapnya.

Kesebelas remaja yang diamankan masing-masing berinisial FN (17), AP (14), ARF (14), AA (15), FA (13), HAFI (17), NR (14), AZM (16), OS (17), ABA (15), dan AFK (15).

Rita mengatakan setelah diamankan, petugas langsung melakukan pendataan identitas, memanggil orang tua masing-masing, serta berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Bantul untuk penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saat ini seluruh remaja tersebut masih diamankan di Polsek Dlingo. Kasusnya masih didalami, termasuk melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang digunakan, kelengkapan surat-surat kendaraan, serta apakah ditemukan barang berbahaya seperti senjata tajam.” Paparnya.

Polres Bantul juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya saat malam hari, agar tidak terlibat dalam aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Baca Juga : Satu Orang T3w4s Usai Alami Kecelakaan di Jalan Gedong Kuning


Sementara itu, Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap setiap tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Jangan coba-coba mengganggu kondusivitas wilayah Bantul. Pasti akan kami tindak tegas. Keselamatan masyarakat merupakan prioritas kami dan setiap pelanggaran yang meresahkan masyarakat akan diproses sesuai aturan yang berlaku.” Tegasnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA