Rabu, Mei 29, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Tinggal Sebatangkara, Seorang Pemuda Nekat Bunuh Diri

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Nglipar (Nglipar)_ _// Entah apa yang tersirat dalam pikiran seorang pemuda berinisial FS (26) warga Padukuhan Padukuhan Pringsurat RT 02 RW 04, Kedungkeris, Nglipar, Gunungkidul. Sebab ia nekat bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan kain selendang warna putih, Sabtu (29/07/2023).

Disampaikan oleh Kapolsek Nglipar, AKP Sutarjo jika peristiwa gantung diri itu diketahui pertama kali oleh salah seorang warga yang mencari rumput di ladang dekat rumah FS.


Baca juga : Mahasiswa UMY Korban Mutilasi, Disebut Sedang Melakukan Riset


“Kala itu saksi sehabis mencari rumput dan hendak bermaksud mampir ke rumah FS. Kemudian sesampai di depan rumahnya, saksi memanggil nama FS namun tidak ada jabawaban.” Jelasnya.

Merasa curiga, karena yang didengarnya hanya suara musik, saksi lantas masuk ke dalam rumah.

Betapa kagetnya saksi, saat masuk ke dalam kamar dan melihat FS sudah dalam posisi menggantung.

“Posisinya menggantung menggunakan tali selendang warna putih di kayu usuk.” Jelasnya.

Saksi yang mendapati peristiwa tersebut langsung berteriak histeris meminta pertolongan kepada warga sekitar, dan selanjutnya melaporkannya ke Mapolsek Nglipar.

Anggota polisi yang datang ke lokasi bersama tim medis Puskemas Nglipar lantas melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa tubuh pelaku gantung diri.

“Hasilnya tidak ditemukan tanda – tanda penganiayaan, dinyatakan meninggal murni karena gantung diri.” Ujar Kapolsek.

Baca juga : Polisi Ungkap TPPO di Sarkem, 53 Perempuan Disekap


Dilanjut, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga bahwa FS termasuk anak yang pendiam dan tertutup dari lingkungan sekitar serta tinggal sendiri dirumahnya, karena kedua orangtuannya tingal di Magelang, Jawa Tengah.

“Dia (FS) diketahui juga pernah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak 2 kali, saat korban masih duduk di bangku SMP dengan cara menyeburkan diri ke dalam sumur.” Imbuh AKP Sutarjo.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA