Senin, April 22, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Tim Investigasi Kalurahan Siraman Temukan Fakta Tentang Perselingkuhan Dukuh Seneng Dengan Warganya

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Wonosari (Fakta9.com)_ _// Tim investigasi kalurahan Siraman, Wonosari, Gunungkidul, temukan fakta mengenai dugaan perselingkuhan yang dilakukan oknum Dukuh Seneng Supriyadi dengan warganya berinisial M.


Baca Juga : Baru Nikah Satu Bulan, Warga Saptosari Harus Mendekam Dibalik Jeruji Besi


Ketua Tim Investigasi Kalurahan Siraman, Tri Mulatsari saat dikonfirmasi Selasa (06/02/2024) kepada Fakta9.com jika pihaknya telah memperoleh bukti tentang tindakan asusila yang dilakukan Supriyadi, atas dasar pengakuan dari pihak perempuan (wanita selingkuhan Supriyadi).

“Sebelumnya M ini meminta kita untuk datang ke rumahnya untuk klarifikasi. Tanpa ada paksaan dari kami si M ini mengakui telah melakukan hubungan suami istri dengan pak Dukuh selama 6 tahun, bahkan hubungan suami istri itu dilakukannya seminggu 3 hingga 4 kali.” Jelasnya.

Saat ditanya terkait bukti, Tri menyatakan pihaknya telah mengantongi bukti termasuk rekaman pengakuan dari perempuan.

“Bukti pengakuan ada dan kami simpan.” Ucapnya.

Sementara dengan tuduhan penggelapan Harian Ongkos Kerja (HOK) yang menurut Supriyadi digunakan untuk membantu seseorang yang tertimpa pohon, menurut Tri itu tidak benar. Dirinya mendapat bukti jika korban tertimpa pohon tidak memperoleh uang sepeserpun dari Dukuh Seneng.

“Kita sudah ketemu dengan korban, dirinya mengaku tidak memperolah uang dari Dukuh.” Tegasnya.

Baca Juga : Pasang Umpan, Pemancing Hilang Tersapu Ombak


Dengan bukti – bukti tersebut dan sanksi yang telah diberikan ke Dukuh Seneng, maka pihak Pemerintah Kalurahan akan membuat surat rekomendasi ke Panewu Wonosari guna hukuman sanksi pemberhentian sementara terhadap Supriyadi.

“Teguran lisan, surat teguran tertulis 1 dan 2 sudah kami berikan ke Dukuh. Dan untuk besok yaitu tanggal 07 Februari 2024 kita akan kirim surat ke Kapanewon Wonosari guna pemberhentian sementara Dukuh Seneng.” Imbuhnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA