GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-81, Kapanewon Semanu melaksanakan kirab Budaya yang diikuti oleh 17 kontingen dari lima Kalurahan serta para siswa sekolah, Rabu (19/08/2026) siang.
Baca Juga : Pejalan Kaki Meninggal Dunia Usai Tertabrak Bus Sugeng Rahayu di Kulonprogo
Dalam kirab tersebut, para kontingen menampilkan seni tari dan budaya yang dimilikinya. Dengan penuh semangat para peserta kirab menari diiringi alunan musik. Selain itu, ada juga yang membawa gunungan berisi hasil-hasil UMKM.
Panewu Kapanewon Semanu, Anik Suprihatin saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pada event kirab budaya peringatan HUT RI ke 81 tahun 2026 ini dilaksanakan pada siang hari lantaran ada beberapa evaluasi, sehingga semua panitia dari berbagai kalangan menyetujui pada kirab tahun 2026 ini dilaksanakan siang hari.
“Tujuannya ialah tak lain agar pelaku UMKM bisa terekspose secara maksimal, dan juga kirab ini kita laksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap dua program strategis Kabupaten Gunungkidul yaitu Tani Maju, UMKM Berdaya dan Wargo Gayeng lan Guyub.” Ucapnya.
Dijelaskan lebih lanjut jika tujuannya dari Kirab tersebut ialah untuk mengeskpos potensi budaya yang ada di Kapanewon Semanu, menggairahkan pelaku UMKM, dan untuk membangun kebersamaan, semangat persatuan dan kesatuan, serta membangun semangat nasionalisme diantara warga masyarakat.
“Potensi Budaya di Kapanewon Semanu sangat banyak, makanya kita tampilkan hari ini. Selain itu, juga untuk menggali dan mengidentifikasi potensi seni budaya, mengekspose UMKM yang ada di Semanu seiring dengan program Prioritas Bupati Gunungkidul tentang” Petani maju dan UMKM Berdaya”. Disamping itu tujuannya adalah untuk melestarikan budaya Gotong royong dengan semangat nasionalisme.” Ujarnya.
Anik menilai bahwa penampilan-penampilan dari para peserta kirab sangat memukau, serta memanjakan mata. Hal tersebut terlihat dengan semangat para perserta yang mampu mengikuti kirab dengan tidak melanggar aturan yang telah diputuskan yakni tidak menyalakan flare dan lain sebegainya.
“Hari ini kami mengambil tema “Adil Makmur Cinepto Kanthi Lestarining Budoyo, Tontonan dadi Tuntunan”. Artinya bahwa semua pelaku kirab kita atur sedemikian rupa supaya betul-betul bisa menampilkan potensi kesenian dengan memberikan tuntunan kepada warga masyarakat.” Ungkapnya.
Berdasarkan pengamatannya, tidak ada satu pun peserta yang menampilkan sesuatu yang tidak penting. Melainkan menampilkan suasana seperti di Jogjakarta.
“Pada kirab ini tidak ada lomba maupun penilaian. Namun yang kita lihat, para peserta secara totalitas unjuk gigi di depan penonton.” Terangnya.
Baca Juga : Tower Telekomunikasi Tak Berizin Berdiri di Kalurahan Kemadang, Bengini Respon Arisandy Purba
Diakhir keterangannya, Anik mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Semanu dan anggotanya, Danramil beserta jajarannya, Kepala Instansi se Kapanewon Semanu, Lurah se Kapanewon Semanu, Senkom, Banser, Kokam, NKRI, serta tim foto grafer dan video grafer dari Bumkal Nawasena Semanu yang telah membantu melancarkan acara kirab budaya di Kapanewon Semanu.
“Tidak ada tanpa kecuali, semua yang turut membantu dalam kelancaran acara Peringatan HUT RI ke 81 di Kapanewon Semanu, saya ucapkan banyak terima kasih.” Pungkasnya.




