Senin, April 22, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Perayaan Natal 2023, Bupati Serahkan Gamelan di GKJ Watusigar

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Gunungkidul (Fakta9.com)_ _// Sunaryanta menghadiri perayaan Natal yang diselenggarakan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Watusigar, Kapanewon Ngawen. Natal kali ini mengambil tema Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi.


Baca Juga : Sering Lakukan Percobaan Bunuh Diri, Warga Bantul Nekat Gantung Diri


Ketua Panitia Perayaan Natal GKJ Watusigar, Widyanti mengatakan, kegiatan kali ini tidak hanya dihadiri oleh jemaat GKJ Watusigar tapi juga mengundang pemuka agama lain. Acara dimulai sejak pukul 09.00 – 11.30 WIB.

“Tujuannya supaya membentuk suatu perayaan yang bermoderasi agama.” Kata Widyanti, Selasa (26/12/2023).

Ketua Majelis Gereja Kristen Jawa (GKJ), Yohanes Pariyo Priyanto mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Gunungkidul atas hibah satu set gamelan yang diberikan. Gamelan kini sudah dimanfaatkan untuk kegiatan jemaah.

“Sesuai dengan harapan jemaah, terimakasih bapak bupati. Gamelan sudah dimanfaatkan untuk latihan seminggu sebanyak 4 kali.” Ucapnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta dalam sambutanya berharap Natal dapat menumbuhkan suka cita, penuh ketenangan, kebahagiaan, kedamaian, kesukesan dan kesejahteraan dalam masyarakat berbangsa serta bernegara.

“Saya mengajak seluruh jemaat bersama menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian dengan narasi perdamaian, tetap bersatu dan tetap menjaga solidaritas.” Jelasnya.

Pihaknya juga berpesan, bantuan satu set gamelan dapat digunakan seluruh jemaah mengembangkan seni dan budaya sehingga akan muncul rasa mencintai, menjaga dan merawat seni budaya tradisional.

“Kedepan saya pingin akan ada lomba antar GKJ lomba gamelan dan gending gending sebagai upaya kita menjaga seni dan budaya.” Ungkapnya.

Baca Juga : Grand Livina Terguling, 6 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit


Pendeta Lukas dalam ceramahnya mengajak seluruh jemaah meningkatkan tolerasi. Menurutnya momentum Natal tahun ini menjadi istimewa karena bersamaan dengan pesta demokrasi.

“Pelaksanaan Pemilu sebentar lagi saya berharap umat kristen tidak memperkeruh dengan adanya ujaran kebencian, tetapi harus tetap damai dan sejahtera.” Imbuhnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA