Rabu, Mei 22, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tanda tangani kerjasama dengan PT. Sari Husada Generasi Mahardika

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Gunungkidul (Fakta9.com)_ _// Bupati Gunungkidul menandatangani MoU dengan PT. Sari Husada Generasi Mahardika terkait dengan 3 program yakni Pencegahan Stunting, Taman Keanekaragaman Hayati (Perlindungan Ekosistem) dan ketersediaan air bersih yang dilaksanakan dalam kegiatan Srawung Program Bunda Mengajar, di Balai Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, pada hari Senin (23/10/2023).


Baca Juga : Setelah Alami Musibah Kebakaran, Pangripto Jerukwudel Tutup Usia


Karyanto selaku Sustainable Development Director, Danone Indonesia dalam sambutannya menyampaikan melalui program seperti ini pihaknya ingin memberikan dampak positif yang baik, baik lingkungan maupun masyarakat.

“Sangat bangga bisa berkolaborasi dengan Pemkab Gunungkidul, terkesan dengan penghargaan yang telah diterima oleh Gunungkidul seperti salah satunya tentang penanganan stunting.” Ucapnya.

Ia juga berharap, dengan program-program yang baru saja disepakati melalui MoU dapat mendukung Gunungkidul untuk lebih maju.

“Harapan kami dari tiga program tersebut dapat disahkan melalui MoU untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat utamanya di Gunungkidul.” Jelas Karyanto.

Program pertama yakni pencegahan Stunting melalui kegiatan Bunda mengajar yang dilaksanakan di Kalurahan Ngalang, Gedangsari dengan memberikan edukasi kepada ibu-ibu melalui posyandu.

Dan keanekaragaman hayati dengan pengembangan kebun sehat yang dilaksanakan di Kalurahan Karangasem dan ketersediaan air bersih di Gircahyo.


Baca Juga : Mayat Seorang Pria Ditemukan Warga Sudah Membusuk


Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, perlunya dibangun kerjasama secara dokumenter dan dibagi menjadi 4 klaster yang berbeda sehingga kedepan apabila diperlukan dapat dikoordinasikan dengan mudah.

“Kita masih berfokus pada pemenuhan kebutuhan air bersih, bagi daerah yang sudah memenuhi 100% baru kita beralih ke pertaniannya.” Ujarnya.

Sunaryanta juga berharap kedepan dengan kerja sama yang baik ini dapat dilanjutkan.

“Saya berterimakasih, mudah-mudahan dapat terus berlanjut dan dapat dikembangkan disektor-sektor yang lainnya.” Imbuhnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA