Minggu, April 14, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Pembebasan Lahan Goa Braholo Terancam Batal

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Gunungkidul (Fakta9.com)_ _// Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menganggarkan sebesar Rp 3 Milyar guna membeli Gua Broholo yang terletak di lahan milik salah satu warga Padukuhan Semugih, Kalurahan Semugih, Gunungkidul.

Gua Braholo sendiri merupakan situs peninggalan zaman prasejarah. Banyaknya benda- benda purba yang ditemukan di lokasi tersebut, membuat pemerintah berusaha melindungi dan melestarikannya. Bahkan Pemerintah berkeinginan membangun museum di tempat tersebut.


Baca juga: Giring Ganesha Lantik Pengurus DPD PSI Gunungkidul, Danang Ardianto: ‘Kita Bukan Pecundang, 2024 PSI Menang.”


Namun apa daya, lantaran harga yang ditawarkan oleh Pemerintah melalui Dinas Kundho Kabudayan belum bisa diterima oleh pihak pemilik lahan sehingga dimungkinkan Gua Braholo batal dibeli oleh Pemerintah.

“Ya, ada anggaran Rp 3 Milyar bersumber dari dana keistimewaan. Namun berdasarkan keputusan aprisal lahan itu akan dibeli seharga Rp 312 juta, tapi kelihatanya pemilik belum setuju dan terancam batal.” Jelas Agus Mantara Kepala Dinas Kundho Kabudayan Kabupaten Gunungkidul.

Agus Mantara menyebut apa bila lokasi Gua Braholo itu gagal dibeli oleh pemerintah, maka pihaknya akan tetap memberikan perhatian khusus untuk menjaga dan melestarikan Gua peninggalan zaman prasejarah itu.

“Kita tetap akan mendampingi progres sesuai potensi yang ada di lokasi tersebut.” Jelasnya.

Baca juga : Supriyani Astuti Ajak Simpatisan Rapatkan Barisan Dukung Anis Baswedan


Terpisah, Marsono yang merupakan salah satu anggota keluarga pemilik lahan Gua Braholo saat ditemui awak media membenarkan jika keluarganya belum menerima harga yang telah ditawarkan oleh Dinas Kundho Kabudayan Gunungkidul.

“Kami belum bisa memberikan jika dibeli dengan harga Rp 312 juta, mengingat apa yang ada di lokasi lahan kami menyimpan banyak nilai sejarahnya. Saya berharap harganya bisa dinaikan lagi dan kami pun juga akan ikut andil dalam merawatnya.” Ungkapnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA