YOGYAKARTA, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Minat pada dunia otomotif tak menyurutkan langkah Arkan Anafi Ardiansyah SH untuk berkarier di bidang hukum. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) tahun 2024 ini mantap menatap masa depannya sebagai advokat di Jakarta usai resmi menempuh dan lulus ujian profesi advokat.
Baca Juga : Mobil Isuzu Panther Tabrak Dua Motor Parkir di Saker Hingga Masuk Selokan
Ditemui di sela-sela menikmati deru mesin dan berbagai kendaraan modifikasi dari berbagai daerah di Indonesia dalam gelaran Indonesia Custom Show (ICS) 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Minggu (23/8/2026), Arkan membagikan perjalanannya merintis karier, mulai dunia organisasi, otomotif hingga hukum profesional.
“Kalau saya melihat dunia otomotif ini bukan sekadar hobi. Ada banyak hal yang bisa dipelajari, mulai dari ketelitian, kedisiplinan, kreativitas sampai bagaimana seseorang menjaga fokus terhadap sesuatu yang disukai.” Ujarnya, Selasa (25/08/2026).
Bagi sosok yang identik dengan hobi dan pengamatan dunia otomotif ini, kedisiplinan dan fokus adalah kunci dalam menggarungi profesi penegak hukum.
Arkan tak hanya berhenti pada hobi dan akademik. Berbekal rekam jejak aktif di organisasi kampus, dia terus menjaga produktivitasnya.
“Sejak masih mahasiswa bahkan hingga saat ini, saya mengemban amanah sebagai Ketua Badan Pelaksana Kartu Tanda Anggota (BPKTA) Pemuda Pancasila DIY.” Ungkapnya.
Selain itu, dia juga dipercaya masuk dalam jajaran kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UII Pusat.
Baca Juga : Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Manthous Playen, Remaja Asal Karangmojo Dilaporkan Meninggal di Lokasi
Keterlibatannya di wadah alumni UII tersebut membawa advokat muda itu berjejaring langsung dengan tokoh-tokoh penting, mengingat organisasi alumni kampus tertua di Indonesia ini dipimpin oleh Dr Ari Yusuf Amir SH MH serta didampingi H. Dr. Abdurrahman shaleh SH M.si selaku Sekretaris Jenderal.
“Prinsip pantang berpangku tangan menjadi dorongan utama saya untuk terus mengasah kapasitas diri, melangkah dari Yogyakarta menuju panggung hukum nasional di ibu kota.” Pungkasnya.




