Rabu, April 15, 2026

FAKTA TERBARU

Gegara Serempetan di Jalan Ngestirejo, Pemuda di Gatak Menjadi Korban Penganiayaan

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Seorang pemuda berinisial ABP (20) warga Padukuhan Gatak, Ngestirejo, Tanjungsari, Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan di Jalan Mendang-Bintaos tepatnya di Padukuhan Jaten, Ngestirejo, Tanjungsari, Sabtu (11/04/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.


Baca Juga : Puluhan Botol Miras Disita Dari Outlet 23 Jalan Raya Bibis


Sino (63) selaku bapak korban menceritakan jika sebelumnya anaknya bersama empat orang temannya dengan mengendarai empat sepeda motor berjalan dari arah Barat menuju ke arah Timur.

“Posisi anak saya berada di barisan paling belakang.” Ucapnya, Rabu (15/04/2026) siang.

Kemudian setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai korban serempetan dengan sepeda motor yang dikendarai HS dengan temannya yang belum diketahui identitasnya.

“HS itu merupakan warga Kalurahan Hargosari, Tanjungsari. Kalau temannya itu kami belum tahu identitasnya.” Jelasnya.

Usai terlibat kecelakaan, ketiga orang itu terjatuh di jalan. Kemudian korban meminta maaf kepada HS dan teman yang diboncengkannya. Tak terima, HS serta temannya melakukan pemukulan menggunakan tangan kosong terhadap korban.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut lantas melerainya dan membawa korban ke Puskesmas Tepus 1 untuk mendapatkan perawatan.

“Anak saya mengalami luka memar pada bagian kepala, muka dan saat ini trouma tidak mau keluar rumah.” Ungkapnya.

Tidak hanya melakukan penganiayaan, HS juga dikabarkan melakukan pengerusakan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai korban.

“Body sepeda motor milik anak saya rusak.” Terangnya.

Baca Juga : Manipulasi Tiket Masuk Distinasi Wisata Pantai di Gunungkidul, DPRD Soroti Dugaan Kebocoran PAD


Tak terima anaknya menjadi korban penganiayaan dan pengerusakan, pihak keluarga selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke Mapolres Gunungkidul pada Minggu (12/04/2026) siang.

“Kami melaporkannya ke Polres Gunungkidul. Kami berharap kedua pelaku segera ditahan pihak polisi dan mendapatkan efek jera.” Pungkasnya.

 

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA