Kamis, Juni 13, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Dugaan Perselingkuhan Satu Atap, Lurah Ngleri Akan Menindak Lanjuti Setelah Ada Laporan Pasti Dari Warga

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

PLAYEN (Fakta9.com)_ _//Pamong ataupun Perangkat Kalurahan seharusnya memiliki kepribadian serta perilaku yang baik, sehingga bisa menjadi contoh bagi warga masyarakat.

Namun tidak dengan dua perangkat kalurahan Ngleri, Playen, Gunungkidul ini.

Pasalnya, Jagabaya Kalurahan Ngleri berinisial WC yang sudah beristri memiliki hubungan spesial dengan staf Ulu-ulu berinisial MYU.

Tentu saja, hal itu cukup mencoreng citra kalurahan Ngleri.


Baca Juga : Dituntut Mundur Warga, Jagabaya Ngleri Berkilah Tidak Berselingkuh


Perwakilan warga Ngleri pun pernah mendatangi kantor Kalurahan untuk menuntut mundur kedua pegawai kalurahan tersebut, karena dinilai tak dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

Pemerintah Kalurahan yang diwakili oleh Lurah, Pamong serta Bamuskal memediasi masalah tersebut di Kantor kalurahan.

Tuntutan warga hingga saat ini tak pernah terealisasi, karena kedua perangkat tersebut tetap masih berkantor di Kantor Kalurahan Ngleri.

Lurah Ngleri Supardal, Senin (10/10/2022) bahkan mengaku jika pihaknya tak bisa berbuat banyak lantaran belum ada laporan maupun aduan dari warga masyarakat.

“Bila ada warga yang melaporkan secara langsung ke Pemkal, maka akan saya tindak lanjuti sesuai prosedur peraturan yang berlaku.” Ucapnya.

Menurut Supardal, pasca terkuaknya dugaan perselingkuhan Jagabaya dan staf Kalurahan, WC sempat mangkir kerja selama 3 hari.

“Yang bersangkutan tidak masuk kantor tanpa alasan selama 3 hari, dan setelah itu kembali masuk kantor lagi, sehingga kami baru berikan sangsi teguran.” Jelasnya.

Baca Juga : Dikabarkan Selingkuh, Warga Tuntut Jagabaya Dan Staf Kalurahan Ngleri Mundur


Menurut Lurah Ngleri, dengan adanya dugaan perselingkuhan itu, selain meresahkan masyarakat tentunya sangat merusak citra Pemerintahan yang ia pimpin.

“Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali, dan cukup kali ini saja untuk pembelajaran bagi pamong Kalurahan Ngleri yang lainnya.” Pungkasnya.

 

Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA