Rabu, Mei 29, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Bakar Sampah, Nyawa Warga Bunder Melayang

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Patuk (Fakta9.com)_ _// Nasip malang dialami oleh Sadiyo (70) warga Padukuhan Plosokerep RT 22 RW 06, Bunder, Patuk, Gunungkidul. Sebab ia ditemukan meninggal dunia terpanggang di lahan pertanian yang terletak di Padukuhan Widoro Kulon RT 05 TW 02, Bunder, Patuk, Gunungkidul, Kamis (02/11/2023) pukul 11.00 WIB.


Baca Juga : RPJPD 2025-2045, Bupati Harapkan Ada Perubahan Signifikan


Disampaikan oleh Kasi Humas Polsek Patuk, Aiptu Purwanto jika sebelumnya pada pukul 09.00 WIB korban datang ke tempat kejadian perkara guna membersihkan daun kering untuk dibakar.

Setelah beberapa saat kemudian ternyata api menyambar ke lahan milik Pardimin, korban lantas berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Namun karena api semakin membesar, korban mengalami sesak nafas akibat asap, hingga tidak dapat menyelamatkan diri dan terjatuh dikobaran api tersebut.

“Waktu itu korban berusaha memadampkan api, akan tetapi malah jatuh di kobaran api, sehingga tubuhnya langsung terbakar.” Jelasnya.

Saksi yang melihat kejadian itu, meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk berusaha bersama-sama memadamkan api.

Akan tetapi lantaran api yang saat itu sudah membesar, korban tidak bisa diselamatkan hingga akhirnya meninggal dunia.

“Atas kejadian tersebut, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar di punggung, tangan kanan kiri, kaki kanan kiri dan kepala bagian belakang.” Ucapnya.

Baca Juga : Truk Pengangkut Tanah Urug Menabrak Rumah Warga


Mendapat laporan itu, anggota Polsek Patuk bersama tim medis Puskesmas Patuk 1 mendatangi lokasi untuk mengevakuasi serta memeriksa tubuh korban.

“Hasilnya tidak ada unsur penganiayaan, korban murni meninggal karena kelalaiannya.” Imbuhnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA