Minggu, Juni 16, 2024
spot_imgspot_img

FAKTA TERBARU

Puluhan Alat Pertanian Diberikan Kepada Kelompok Tani dan Balai Penyuluh Pertanian

Advertisementspot_imgspot_img
Advertisementspot_imgspot_img

Gunungkidul (Fakta9.com)_ _// Secara simbolis Bupati Gunungkidul memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsinta) modern.

Acara tersebut digelar di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, pada hari Rabu (29/3/2023) kemarin.


Baca Juga : Pertama Kali Mencuri Sepeda Motor, Warga Poncosari Dijebloskan ke Penjara


Disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi jika ada 45 unit alat dan mesin pertanian yang diberikan kepada kelompok tani, dan balai Penyuluhan Pertanian se- Kabupaten Gunungkidul.

“35 unit hand tractor diberikan kepada kelompok tani, 5 unit kultivaror untuk petani tembakau dan 5 kultivaror untuk Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai garda terdepan penyuluhan pertanian.” Ungkapnya.

Resmiyadi menambahkan bantuan alat dan mesin pertanian itu bersumber dari APBD Tahun 2023 yang mencapai Rp. 916.065.000 dengan rincian sebanyak Rp742.665.000,00 dimanfaatkan untuk pengadaan hand tractor dan Rp 173.400.000,00 untuk kultivator.

“Ada 15 Kapanewon yang terdiri dari 28 Kalurahan untuk pendistribusiannya, dan yang tidak dapat bantuan tersebut hanya 3 Kapanewon yaitu Kapanewon Rongkop, Girisubo dan Saptosari.” Imbuhnya.

Ia berharap dengan bantuan alat pertanian tersebut akan meningkatkan semangat kelompok untuk mengembangan pertanian.


Baca Juga : Kalahkan Istrinya, Eko Dilantik Sebagai Dukuh


Semantara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta berharap para petani terus semangat mengembangkan pertanian sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan di Gunungkidul.

“Kekuatan ketahanan pangan Gunungkidul mencapai 6-8 bulan, sehingga jika terjadi sesuatu terhadap Gunungkidul kita bisa bertahan hidup 2-3 bulan bertahan dengan hasil pertanian saat ini.” Ungkapnya.

Sunaryanta juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi yang besar bagi para petani.

“Pertanian di Gunungkidul sebagai salah satu indikator peningkatan pertumbuhan ekonomi paling besar yang mencapai 24 ℅. Sehingga kondisi ini perlu dipertahankan, termasuk menjaga ketahanan pangan kita.” Ujarnya.

Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA