Selasa, Mei 26, 2026

FAKTA TERBARU

Pemkab Gunungkidul Salurkan Hewan Qurban ke Wilayah Terpencil

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Pemerintah Kabupaten Gunungkidul secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban untuk tahun 2026 yang berlangsung di depan Kantor Sekretariat Daerah Gunungkidul, Senin (25/05/2026) siang.


Baca Juga : Lansia Meninggal Dunia di Ladang, Polisi Beberkan Penyebabnya


kegiatan ini bertujuan tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai instrumen edukasi masyarakat, penguatan ekonomi peternak lokal, serta upaya nyata dalam penanggulangan kemiskinan dan penurunan angka stunting melalui distribusi protein hewani.

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M.Johan Wijayanto melaporkan bahwa total hewan qurban yang diserahkan tahun ini terdiri dari 7 ekor lembu dan 44 ekor kambing.

“Pengadaan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, di antaranya, APBD Kabupaten Gunungkidul dengan 4 ekor lembu, Bank BPD DIY Wonosari 1 ekor lembu, PT BPR Bank Daerah Gunungkidul (BDG) 1 ekor lembu, PDAM Tirta Handayani 1 ekor lembu, dan RSUD Wonosari 2 ekor kambing, serta Baznas Kabupaten Gunungkidul 42 ekor kambing.” Paparnya.

Terpisah, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan bahwa pendistribusian tahun ini diprioritaskan bagi wilayah-wilayah terluar dan daerah dengan tingkat partisipasi qurban yang masih rendah.

“Beberapa lokasi penerima di antaranya adalah Masjid Al-Amin (Panggang), Masjid Alhuda (Ngawen), serta wilayah ekstrem seperti Sampang di Gedangsari.” Ucapnya.

Bupati menyatakan bahwa distribusi lembu diatur secara merata sehingga tidak ada penumpukan bantuan di satu Kapanewon.

“Harapan kami, ini menjadi spirit untuk berbagi dan membangkitkan semangat masyarakat untuk mau berqurban.” Ujarnya.

Guna memastikan kualitas hewan qurban, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pertanian dan Pangan telah menggandeng sekitar 60 Mahasiswa dari Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk melakukan pengawasan.Selain pemantauan kesehatan sejak satu bulan sebelum hari raya, pemerintah juga telah menyelenggarakan pelatihan penyembelihan secara halal guna menjamin aspek syariah dan higienitas daging.

Sebagai salah satu gudang ternak di DIY, ketersediaan hewan qurban di Gunungkidul tahun ini terpantau sangat mencukupi dengan stok 16.000 ekor sapi dan 26.000 ekor kambing.

“Hingga saat ini, tercatat sekitar 4.700 ekor sapi telah terjual keluar wilayah, meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4.500 ekor.” Papar Endah.

Baca Juga : Motor Roda Tiga Nyemplung Jurang di Beji Wetan, Satu Korban Luka Parah


Kabar baik juga datang bagi para peternak lokal karena harga kambing yang sempat turun kini mulai merangkak naik menjelang Idul Adha.Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan Baznas, diharapkan perayaan Idul Adha 2026 di Gunungkidul dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat.


Sumber ; Kominfo Gunungkidul

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA