Jumat, April 24, 2026

FAKTA TERBARU

Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1443H, Kemenag Gunungkidul Berikan Beberapa Himbauan Kepada Masyarakat

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

GUNUNGKIDUL (Fakta9.com)_ _// Masyarakat seluruh dunia khususnya masyarakat Gunungkidul sebentar lagi akan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1443 H yang di perkirakan jatuh pada tanggal 2 April 2022.

Keterkaitan dengan akan datangnya Bulan Suci tersebut, dalam hal ini Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul memberikan beberapa himbauan kepada seluruh masyarakat, guna menjaga kondusifitas menjelang Bulan Ramadhan pada tahun ini.


Baca Juga : Terkait Dugaan Penipuan Investasi Bodong Senilai Milyaran Rupiah, Polisi: Kami Masih Melakukan Penyelidikan


Kepala Kemenag Gunungkidul, Drs.H. Sa’ban Nuroni, MA , ketika di konfirmasi oleh awak media Fakta9.com pada Senin (21/03/2022), keterkaitan dengan aturan penggunaan pengeras suara pada Masjid dan Mushala di Wilayah Gunungkidul dalam rangka menyambut Ramadhan 1443 H, menegaskan bahwa sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia nomor 5 tahun 2022 tentang penggunaan pengeras suara Masjid dan Mushola, dalam kaitanya menjaga kenyamanan dan kondusifitas di lingkungan sekitar, antara lain untuk tadarus maksimal sampai jam 22.00 WIB untuk suara luar kemudian bisa dilanjutkan untuk suara dalam, kemudian untuk aturan suara peringatan dari Masjid atau Mushola untuk membangunkan waktu sahur seyognya menggunakan jeda waktu setengah jam atau satu jam untuk memberikan peringatan waktu sahur kepada masyarakat dengan nada yang nyaman di dengar oleh masyarakat.

“Tapi tentu semua sifatnya kebijakan lokal, ceramah kalau ada yang keluar sebaiknya menggunakan suara pengeras dalam dan bacaan taraweh hendaknya juga menggunakan suara pengeras dalam,” Tuturnya.

Sementara itu ketika dikonfirmasi terkait agenda dari Kemenag Gunungkidul mengenai agenda Lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diadakan di lantai dasar Masjid Agung Al Ikhlas dan MTS Muhamadiyah Wonosari yang dibuka oleh Bupati Gunungkidul pada Ahad (20/03/2022), Sa’ban Nuroni menjelaskan bahwa itu merupakan agenda tahunan dari Kemenag Gunungkidul bersama dengan pemerintah daerah Kabupaten Gunungkidul.


Baca Juga : Depresi Tinggal Sendiri di Rusunawa, Warga Baleharjo Ditemukan Meninggal Dunia


Ia juga mengatakan bahwa untuk MTQ tahun 2022 ini mengambil tema “Meneguhkan Pemahaman dan Pengamalan Nilai nilai Al Qur’an untuk masyarakat yang shaleh, Moderat, Cerdas, dan uggul menuju Gunungkidul yang Bermartabat”.

“Ada sepuluh cabang yang di perlombakan dalam ajang MTQ pada tahun 2022, di antaranya Tartil anak putra dan putri, Tilawah anak putra putri, Tilawah dewasa putra putri, Tahfidz 1 juz dan tilawah putra putri, Tahfidz 5 juz dan tilawah putra putri, Tahfidz 10 Juz dan tilawah putra putri, Tahfidz 20 Juz dan tilawah putra putri, Tahfidz 30 juz dan tilawah putra putri, Hiasan Mushaf putra putri, serta Hiasan dekorasi putra putri,” Paparnya.

Diterangkan pula untuk jumlah peserta pada MTQ tahun 2022 kali ini di ikuti oleh 130 peserta dan 18 Kafilah MTQ  kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul yang telah di seleksi dan dibina di masing masing kapanewon.

“Ini juga sebagai bentuk salah satu ikhtiar agar masyarakat lebih mencintai Al Qur’an, serta  mengamalkan pada akhirnya masyarakat semakin baik, rukun, cerdas dan semakin beriman,” Pungkas Sa’ban Nuroni.

Suryono_ Fakta9.com

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA