GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Dalam rangka menghadapi lonjakan kunjungan wisata pada Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi guna menjamin keamanan, kenyamanan, serta kelancaran pelayanan wisatawan di seluruh destinasi wisata.
Disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Eko Nur Cahyo menyampaikan jika pihak telah melaksanakan rapat koordinasi internal pada Senin (02/03/2026) siang.
Baca juga: Menjelang Lebaran, Warga Kampung Sraten Gelar Bazar Gratis
Dalam Rakor pihaknya membahas penguatan koordinasi mengenai SOP pelayanan dan kesiapan SDM. Serta koordinasi layanan darurat dengan Puskesmas terdekat, GES, PMI dan Satlinmas Rescue Istimewa.
“Kami juga telah memasang spanduk informasi tiket, himbauan dan larangan bermain air di kawasan berbahaya. Serta pemantauan CCTV, monitoring lapangan dan pelaporan perkembangan jumlah wisatawan secara berkala.” Ucapnya, Senin (16/03/2026) siang.
Dirinya menyebut bahwa pada libur lebaran tanggal 20 Maret hingga 25 Maret 2026 menargetkan 93.191 wisatawan dengan jumlah pendapatan sebesar Rp 1.701.128.700,-.
“Per hari ini kita sudah memperoleh PAD sebesar Rp 10.087.000.000,- dan meningkat110 ℅ dari bulan Maret 2025.” Jelasnya.
Baca juga: Biaya Bangun Gedung KDMP Rp 1,6 Milyar, Gerindra Gunungkidul : Tidak Hanya Pembangunan Fisik
Eko juga meminta kepada pelaku usaha di kawasan wisata di Kabupaten Gunungkidul untuk tidak mematok harga nuthuk sehingga wisatawan merasa nyaman jika berwisata.
“Jika mau menaikan harga ya sewajarnya saja, jangan terlalu mahal. Untuk parkiran ya gunakan tarif sesuai perdanya.” Imbuhnya.








