GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Sempat heboh menjadi perbincangan masyarakat Kabupaten Gunungkidul tentangan adanya kabar dugaan penyelewengan bantuan jambanisasi di wilayah Kalurahan Songbanyu, Girisubo, Gunungkidul.
Baca Juga : Remaja Asal Karangmojo Meninggal Dunia Setelah Motornya Tabrak Tiang Telepon di Wonosari
Namun hal tersebut dibantah oleh Lurah Kalurahan Songbanyu, Giyarno. Saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (20/01/2026) siang di ruang kerjanya, Giyarno mengatakan jika permasalahan tersebut telah diselesaikan di tingkat Kalurahan dan bantuan jamban sudah disalurkan ke warga lainya.
“Dulu yang mendapat bantuan jambanisasi ialah Sukasih yang rumahnya sangat berdekatan dengan rumah Pak Dukuh. Dan Sukasih ini juga dalam kondisi jompo dan sakit-sakitan, sehingga Pak Dukuh membangun jambanisasi di pekerangan rumahnya.” Jelasnya.
Namun bergulirnya waktu, pembangunan jambanisasi itu menuai protes dimana Pak Dukuh Bandung dituding oleh warganya memberikan bantuan ke keluarganya. Setelah muncul polemik tersebut, pada tanggal 26 Desember 2025, Pemerintah Kalurahan Songbanyu, Dukuh, RT dan pendamping Desa melaksanakan musyawarah. Dalam musyawarah itu, disepakati bantuan jambanisasi diberikan ke warga lain yaitu Sukatno.
“Meski jambanisasi itu telah dibangun, namun Pak Dukuh bersedia mengganti semua material senilai Rp 7,5 juta ke Sukatno. Dan saat ini pembangunannya sudah mencapai progres 70 %.” Ungkapnya.
Baca Juga : Gempar!! Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Dalam Losmen Karangmojo
Giyarno menambahkan jika di Kalurahan Songbanyu ada sebanyak 7 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memperoleh bantuan jambanisasi dengan anggaran sebesar Rp 52,5 juta.
“Bantuan tersebut dari Dana Keistimewaan (Dais) tahun 2025.” Imbuhnya.













