BANTUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Kepolisian Resor Bantul mulai memberlakukan skema rekayasa lalu lintas secara intensif guna menghadapi lonjakan volume kendaraan pada masa libur Idul fitri 1447 Hijriah. Berdasarkan pantauan terkini di lapangan, arus kendaraan di sejumlah ruas jalan utama hingga persimpangan wilayah hukum Polres Bantul mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Baca Juga : Polri Berduka, AKBP Angga Harya Kusuma Dimakamkan Secara Dinas Kepolisian di Bantul
Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto menyampaikan bahwa meskipun volume kendaraan meningkat, situasi lalu lintas secara umum masih berada dalam kategori lancar. Beliau menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya perlambatan arus yang berarti di titik-titik krusial.
“Hasil pantauan arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Bantul termonitor ruas jalan utama hingga persimpangan mengalami peningkatan jumlah volume kendaraan, namun demikian masih dalam keadaan lancar dan tidak terjadi perlambatan.” Jelasnya, Selasa (24/04/2026).
Peningkatan arus kendaraan ini terlihat jelas di beberapa titik pemantauan seperti Pospam Piyungan, Pos Terpadu Druwo, Pospam Sedayu, hingga Pospam Kretek. Khusus di kawasan wisata Pantai Parangtritis, petugas mencatat adanya kepadatan di area Tempat Pemungutan Retribusi atau TPR.
Skema One Way di Kawasan Pantai Parangtritis.
Guna mengantisipasi penumpukan kendaraan di pintu masuk wisata, Polres Bantul resmi memberlakukan sistem satu arah atau one way system. Skema ini bertujuan untuk memecah konsentrasi kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang di area TPR Pantai Parangtritis atau di Jalan Parangtritis.
Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan mengarahkan kendaraan yang hendak keluar dari kawasan pantai melalui simpang tiga hotel Gandung menuju arah Pantai Depok. Selanjutnya, dari Pantai Depok kendaraan diarahkan ke simpang empat Ditpolairud ke arah barat menuju simpang tiga Pengklik hingga masuk ke Jalan Samas.
AKBP Bayu Puji Hariyanto menambahkan bahwa pihaknya juga menerjunkan tim urai khusus untuk membantu kelancaran di lokasi-lokasi yang dinilai rawan. Selain itu, teknologi drone digunakan untuk memantau situasi udara secara real-time di titik rawan macet seperti Simpang Piyungan dan Kasongan.
Personel dan Pos Pengamanan.
Demi menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik serta wisatawan, Polres Bantul mengerahkan sebanyak 830 personel. Ratusan petugas tersebut disiagakan untuk mengamankan objek wisata dan jalur mudik selama periode libur Lebaran mulai Minggu 22 Maret hingga Selasa 24 Maret 2026.
Tujuh pos pengamanan serta pemantauan juga telah didirikan di titik-titik krusial. Secara umum, pihak kepolisian menyatakan situasi keamanan di wilayah Bantul tetap kondusif dan terkendali.
Imbauan Keselamatan Bagi Masyarakat.
Pihak kepolisian turut memberikan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan dan wisatawan agar selalu mengutamakan keselamatan. Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain adalah sebagai berikut.
Masyarakat diminta untuk selalu menaati instruksi petugas di lapangan.
Wisatawan wajib memarkirkan kendaraan di kantong parkir yang telah disediakan secara benar agar tidak menghambat laju arus lalu lintas.
Pengunjung pantai diminta waspada terhadap bahaya rip current atau arus balik laut yang mematikan di sepanjang garis pantai.
Pastikan kondisi fisik pengemudi dan kelaikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Dengan adanya kesiapan personel dan rekayasa jalur ini, diharapkan momen libur Idulfitri 2026 di Kabupaten Bantul dapat berjalan aman dan lancar tanpa kendala lalu lintas yang berarti.
Baca Juga : Satu Hari Dua Kejadian Laka Laut di Pantai Parangtritis, Empat Bocah Berhasil Diselamatkan
Guna menjamin rasa aman dan kenyamanan masyarakat, pihak kepolisian mengimbau seluruh warga untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila melihat atau mengalami gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Peran aktif masyarakat melalui pelaporan yang cepat sangat krusial dalam menciptakan situasi lingkungan yang kondusif serta mencegah potensi tindak kejahatan secara dini.” Tandasnya.





















